2016, Kekeringan di NTB Relatif Ringan

oleh -5 views
Kepala BPBD NTB, H. Mohammad Rum, MT

MATARAM, SR (14/09/2016)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat mengklaim bahwa tingkat kekeringan yang melanda NTB pada tahun 2016 ini relatif lebih ringan, jika dibandingkan tahun 2015 lalu. Pasalnya, dari 10 kabupaten/kota di NTB hanya empat daerah saja yang mengalami kekeringan masuk dalam kategori parah.

Daerah itu sebagaimana disebutkan Kepala BPBD NTB, H. Mohammad Rum, MT adalah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara (KLU) dan Bima. “Yang pasti, kekeringan tahun ini lebih ringan dari tahun lalu. Kalau tahun 2015 lalu kan hampir semua daerah. Nah, kalau sekarang cuma empat daerah saja,” ujarnya kepada SAMAWAREA di Kota Mataram, Rabu (14/9).

Selain itu sambung Haji Rum-akrab pria ini disapa, masa kekeringan di Provinsi NTB diprediksikan tidak bakal berlangsung lama. Karena, pada November 2016 mendatang seperti diperkirakan oleh pihak BMKG sudah memasuki musim penghujan. “Insya Allah, masalah kekeringan paling banter akan berlangsung selama satu bulan kedepan. Bulan November kan, sudah masuk musim penghujan,” tuturnya sembari memberi apresiasi kepada Bupati Dompu lantaran dalam mengatasi persoalan kekeringan mereka menggunakan Dana APBD tanpa harus menunggu bantuan dana dari pihak provinsi maupun pusat. “Mereka hebat, untuk itu status kekeringan di daerah Dompu siaga,” pujinya.

Kendati demikian mantan Karo Administrasi Kerjasama dan SDA Setda Pemprov NTB ini, tetap menghimbau kepada seluruh kabupaten/kota untuk tetap proaktif menanggulangi persoalan kekeringan ini. Termasuk berinisiatif siaga menggunakan dana APBD kabupaten/kota dan tidak mesti harus berpatokan atau menunggu dana dari provinsi maupun pusat.

Baca Juga  Hendak Dideportasi, WNA Malaysia Meninggal Dunia
Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov NTB, H Yusron Hadi
Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov NTB, H Yusron Hadi

Sementara itu di tempat berbeda, Gubernur NTB melalui Karo Humas Pemprov NTB, H Yusron Hadi, ST., M.UM yang dimintai tanggapannya terkait persoalan kekeringan yang melanda NTB khususnya di empat kabupaten/kota mengatakan, sangat perlu dilakukan koordinasi terkait peralatan dan operasional penanganan kekeringan. BPBD sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota mengatasi kekeringan. “Harus tetap koordinasi, sehingga segala sesuatunya bisa disingkronkan dalam menyelesaikan persoalan secara bersama-sama,” harapnya singkat.

Sekedar informasi, dari empat Kabupaten/Kota yang dilanda kekeringan tersebut, Kabupaten Lombok Timur dinyatakan paling parah. Khusus Lombok Timur dana bantuan sudah disediakan pemerintah pusat. Sedangkan daerah lainnya masih dalam tahap pengkajian lebih lanjut untuk dikroscek secara langsung sama seperti Kabupaten Lombok Timur. (NA/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.