Maknai Idul Adha, UTS Sembelih 5 Ekor Ternak

oleh -13 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/09/2016)

Sedikitnya 5 ekor ternak terdiri dari 2 sapi dan 3 kambing dikurbankan civitas akademika Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) pada perayaan Idul Adha 1437 H, Selasa (12/9) kemarin. Daging qurban itu kemudian disalurkan kepada 150 rumah di wilayah Desa Batu Alang dan Desa Leseng.  “Semoga ke depan, jumlah ternak yang dikurbankan lebih banyak sehingga sebaran daging ini lebih luas,” kata Ketua Panitia Idul Adha 1437 H UTS, Abbyzar Aggasi S.IP., MPA.

Sebelumnya Wakil Rektor II UTS Bidang Keuangan, Sudrajat Martadinata M.SA dalam ceramahnya pada Sholat Idul Adha di Kampus Universitas Teknologi Sumbawa, Senin (12/9) kemarin mengatakan, pada dasarnya watak universal qurban itu terletak pada dimensi pembebasannya, melawan dominasi dan ketidakadilan, sama persis dengan agenda reformasi seperti yang diperjuangkan saat ini. Ekspresi kebebasan tersebut akan hilang manakala qurban dipahami tanpa refleksi perasaan dan pengalaman mental atas fenomena aktual.

idul-adha-uts-1Jebolan  Master Akuntansi Universitas Brawijaya ini menjelaskan dalam catatan sejarah yang digelar Nabi Ibrahim AS dengan mengurbankan anaknya secara manusiawi yang menurut naluri dan akal fikiran manusia biasa merupakan pekerjaan yang sangat sulit namun dilaksanakan dengan penuh suka-cita yang dilandasi pemahaman yang benar atas nilai-nilai kehidupan dimana segala sesuatu yang ada dalam dunia ini apakah anak, isteri, harta, jabatan dan lainnya datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah. “Oleh karena itu, penyembelihan hewan kurban setelah sholat ied harusnya dapat memberikan pemahaman dan kesadaran baru bagi setiap manusia yakni menjadi hamba Allah yang berintrospeksi diri, membangun diri dan lingkungannya kepada lima kualitas yaitu kualitas iman yang tinggi, kualitas iman yang kokoh, kualitas intelektual yang hebat, kualitas karsa yang nyata, dan kualitas karya yang maju,” ungkapnya.

Baca Juga  UNSA dan UTS Kolaborasi Gelar Talk Show dan Konsultasi Beasiswa LPDP

idul-adha-utsAjaran Islam atas perintah berkurban ini tidak lain untuk mengajarkan, mendidik, dan menyadarkan manusia bagaimana membangkitkan kepekaan dan kepedulian kepada sesame muslim untuk membantu terbinanya pengentalan persaudaraan yang hakiki, cinta kasih, dan tanggung jawab kepada sesama umat serta pemerataan pendistribusian protein hewani untuk meningkatkan gizi masyarakat dalam rangka menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan pengabdiannya kepada Allah. “Qurban juga disyariatkan mengingatkan manusia bahwa jalan menuju kebahagiaan membutuhkan pengorbanan. Akan tetapi yang dikorbankan bukanlah manusia atau kemanusiaan namun yang dikorbankan adalah binatang yang sempurna tidak lagi cacat, sebagai indikasi agar sifat-sifat kebinatangan yang sering bercokol pada diri manusia harus dienyahkan dan dibuang jauh-jauh,” paparnya. (*)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.