Bangunan IGD RSUD Sumbawa Mulai Diselidiki Polisi

oleh -50 views
IGD RSUD Sumbawa, tempat Ainun dilarikan setelah Puskesmas Seketeng tidak melayaninya

SUMBAWA BESAR, SR (13/09/2016)

Proyek pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Manajemen RSUD Sumbawa kini ditangani penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Hal ini menyusul adanya laporan salah satu pegiat LSM yang melaporkan dugaan penyimpangan dalam pembangunannya. “Memang benar ada laporan, akan kami tindaklanjuti,” kata Kapolres Sumbawa melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziri SIK di ruang kerjanya, Selasa (13/9).

IGD RSUD Baru 1

Dalam laporan itu menyebutkan pembangunan gedung senilai miliaran rupiah ini diduga tidak sesuai spesifikasi. Salah satunya pada material yang digunakan. “Kami akan memanggil saksi pelapor untuk dimintai keterangannya,” kata AKP Yusuf.  Meski demikian, sebelum mendalami laporan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Inspektorat Daerah Sumbawa. Sebab sebelum bangunan ini diserahterimakan dari rekanan kepada pemerintah daerah melalui RSUD Sumbawa, Inspektorat sudah melakukan pengecekan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan IGD dan Manajemen RSUD Sumbawa menelan anggaran Rp 3,7 Miliar. Proyek dengan masa pengerjaan 142 hari kalender tersebut dikerjakan PT Adhisthana dengan Konsultan Perencana CV Geo Techno Desaign dan Konsultan Pengawas CV Daito. Sejak awal pembangunannya sudah muncul permasalahan. Seperti pembongkaran beberapa bagian dan fasilitas bangunan oleh pekerja subkontraktor karena rekanan belum membayar hasil pekerjaan. Selain itu ada beberapa yang mengalami kerusakan di antaranya plafon yang jebol dan telah diperbaiki saat masa pemeliharaan. Kini kontraktor harus berhadapan dengan aparat penegak hukum karena ada dugaan penyimpangan dalam pengerjaannya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Kapal Bantuan Dislutkan akan Diperiksa Tim Ahli ITS