TGB: Apa Perlu Potong Sapi (Dukung Doktor Zul)

oleh -37 views
Gubernur NTB, M Zainul Majdi

SUMBAWA BESAR, SR (10/09/2016)

Keseriusan Ketua DPW Demokrat NTB, TGH Dr. M. Zainul Majdi MA yang juga Gubernur NTB mendukung Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc (Doktor Zul) untuk dicalonkan menjadi Gubernur NTB periode 2018—2023 ternyata tidak main-main. Orang nomor satu di NTB itu dalam setiap kesempatan selalu menyebutkan nama Doktor Zul sebagai kandidat calon gubernur ke depan. Selain keduanya sangat dekat, Doktor Zul berada dalam jajaran pengurus NW NTB. Bahkan Demokrat dari pengurus pusat hingga daerah sudah mencatat nama Doktor Zul sebagai figur yang akan diusung.

TGB—akrab Gubernur disapa saat dicegat SAMAWAREA usai kuliah umum di Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) belum lama ini, memberikan isyarat yang tegas. “Apa perlu kita potong sapi untuk membuktikannya (mendukung Doktor Zul),” kata TGB saat ditanya keseriusannya mendukung Doktor Zul pada Pilgub mendatang.

Setelah kembali didesak untuk memberikan jawaban secara spesifik, TGB sedikit bercanda mengatakan bahwa saat ini menjelang Idul Adha dan pemotongan sapi untuk berkurban. “Inikan dekat Idul Qurban, mari kita berqurban dengan memotong sapi,” ujarnya sambil berlalu.

Sebelumnya Gubernur NTB, TGB HM Zainul Majdi telah menyebut nama Dr Zulkieflimansyah sebagai kandidat calon Gubernur NTB kedepan. Pilihan TGB—akrab Gubernur disapa disambut gembira pengurus DPP Demokrat. Salah satunya Ruhut Sitompul yang menilai pilihan TGB sangat tepat. Menurutnya, TGB seorang tokoh yang sangat pintar, tegas dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Jika TGB telah menyebut dan mendukung Dr Zul sebagai calon Gubernur NTB kedepan pasti Ketua Umum Demokrat SBY akan memberikan dukungan. Terlebih lagi SBY sangat kenal baik dengan Doktor Zul. Ruhut menilai Doktor Zul seorang politisi yang sangat cool, muda dan pintar serta berjiwa nasionalisme. Pergaulannya luas dan lintas partai serta sangat dekat dengan elit Golkar, PDIP, PAN, PPP, Demokrat, Gerindra, Nasdem, PKB dan Hanura. “Doktor Zulkieflimansyah sangat layak menjadi Gubernur NTB. Orangnya pintar, alumni Harvard University Amerika, ahli ekonomi, dan sudah 3 periode jadi anggota DPR. Jadi beliau sangat pantas lah,” tukas Ruhut.

Baca Juga  Teken Revisi Perpres, Kesiapan BBM Premium Mutlak Siaga !
Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc
Dr. H. Zulkieflimansyah SE M.Sc

Doktor Zulkieflimansyah, biasa disapa Doktor Zul. Lahir di Sumbawa Besar, 18 Mei 1972. Gelar Sarjana Ekonomi diperolehnya tahun 1995 dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) tempat di mana ia mengajar di program S1, S2 dan S3 sampai sekarang. Postgraduate programme-nya ditamatkan di Strathclyde Business School, University of Strathclyde di United Kingdom (UK).

Pada tahun 1997 memperoleh gelar MSc in International marketing dari Department of Marketing. Tahun 1998 mengikuti program Master kembali dalam bidang Industrialization, Trade and Economic Policy di Department of Economics. Selanjutnya, ia menyelesaikan program doktoralnya di departemen yang sama pada tahun 2001 di bidang Ekonomi Industri dan Kebijakan Teknologi. Sederet prestasi telah diukirnya sejak kanak-kanak. Berbagai perlombaan dan prestasi dimenangkannya di Sumbawa Besar, tempat di mana ia dibesarkan. Puncaknya ia terpilih mewakili Provinsi NTB pada kompetisi pertukaran pelajar antara Indonesia-Australia selama hampir setahun pada tahun 1989. Doktor Zul bersekolah di Darwin High School di Darwin dan di Sadadeen Secondary Collegedi Alice Springs di Australia. Pengalaman tinggal bersama keluarga Australia yang melakoni bisnis Outback Freight Business Service memungkinkan dirinya mengenal Australia sangat dalam sampai ke pedalaman dan berinteraksi dengan suku asli Aborigin yang mengesankan. Ketika kuliah di UI berbagai aktivitas dan prestasi juga ditorehkan. Mahasiswa berprestasi UI di bidang penalaran diperolehnya di tahun 1994 serta menjadi pemenang pertama lomba menulis mahasiswa bidang ekonomi tingkat nasional. Doktor Zul juga menjadi pemenang pada lomba menulis mahasiswa dalam Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Japan Airlines (JAL) baik di tingkat Universitas Indonesia maupun di tingkat nasional. JAL kemudian mensponsorinya untuk belajar di Sophia University Tokyo, Japan tentang Comparative Asian Industrial System.

Baca Juga  Jarot—Mokhlis Diminta Atasi Bibit Tak Bermutu dan Kekurangan Pupuk

Doktor Zul tak hanya bergulat dengan buku di kampus. Tapi juga berinteraksi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan sebagai aktivis kampus. Periode 1994-1995, Doktor Zul dipercaya oleh Mahasiswa UI sebagai Ketua Senat Mahasiswa tingkat universitas yang kini menjelma menjadi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Selain degree programme yang ditempuhnya di Glasgow, Doktor  Zul juga menempuh pendidikan lanjutannya di Kennedy School of Government, Harvard University (US), Harvard Business School (HBS), Institute for New Technology, Maastricht (The Netherlands), Science and Policy Research Unit di University of Manchester (UK) serta di University of Dundee (Scotland). Doktor Zul juga berpengalaman sebagai Senior Research Fellow, Kennedy School of Government, Harvard University, USA. (JEN/SR)

 

 

bankntb DPRD DPRD