TNI Amankan Dua Truk Kayu Diduga Milik Oknum Kades

oleh -40 views

Giring 6 Truk Asal Dompu

SUMBAWA BESAR, SR (09/09/2016)

Komitmen Kodim 1607 Sumbawa untuk memberantas illegal logging terus dibuktikan. Kamis (8/9) kemarin, dua truk kayu yang diduga milik oknum kepala desa (Kades) diamankan. Kuat dugaan kayu tersebut hasil illegal logging. Selain itu Jumat (9/9) siang tadi, aparat TNI dari Makodim Sumbawa juga mengamankan 6 truk kayu asal Kabupaten Dompu. Semua barang bukti tersebut kini diinapkan di Kodim setempat. Selain itu para sopir dimintai keterangannya. Untuk penanganan lebih lanjut, kasus kayu milik oknum kades dan kayu asal Dompu ini diserahkan ke Dinas Kehutanan guna diproses secara hukum.

Dandim 1607 Sumbawa, Letkol ARM Sumanto S.Sos yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Jumat (9/9) mengakui hal itu. Dua truk kayu milik oknum kades itu ungkapnya, ditangkap di kawasan Desa Sempe, Kecamatan Moyo Hulu. Setelah diperiksa, kayu tersebut diduga kuat berasal dari hutan rimba. Dalam pengungkapan kasus dugaan illegal logging ini, pihaknya tidak bekerja sendiri melainkan selalu berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan KPH. Dandim mengaku turun langsung ke lapangan bersama timnya berjalan kaki dari Desa Batu Dulang Kecamatan Batu Lanteh menuju Desa Sempe Kecamatan Moyo Hulu. Ia sangat sedih karena ternyata hutan di kawasan hutan Sempe mengalami kerusakan yang cukup parah. Kayu-kayu besar telah bergelimpangan akibat ditebang secara liar. Pihaknya hanya mampu mengangkut ala kadarnya mengingat medannya yang terjal dengan jarak yang cukup jauh. Selebihnya kayu itu akan diawasi. Ketika ada yang mengangkut langsung ditangkap dan truknya disita.

Baca Juga  Lion Terbangkan 166 Keluarga Korban dari Pangkalpinang ke Jakarta 

Terhadap dua truk kayu diduga milik oknum Kades ini, rencananya akan dilakukan lacak balak. Dandim menyatakan akan ikut ke lokasi untuk kegiatan tersebut. Ia tidak ingin lacak balak itu dilakukan hanya oleh petugas kehutanan. “Kami tidak ingin ada permainan dalam hal ini. Semua harus diungkap secara jujur, dan diusut tuntas,” tandasnya.

Bahkan ketika ada perintah untuk mengejar dan menangkap DPO illegal logging, Dandim pun menyatakan siap. Ia tidak ingin hanya sopir dan truknya diproses, tapi juga pemiliknya harus ditangkap. Selama ini pihaknya kesulitan untuk menjamah pemilik kayu, karena sopir truk selalu pasang badan. Dicontohkannya, saat operasi gabungan beberapa waktu lalu, ratusan kubik kayu yang diamankan di Kodim 1607 Sumbawa tidak ada yang mengaku memilikinya. Akhirnya hanya sopir truk yang bisa dijerat.

Pada kesempatan yang sama Dandim mengakui telah mengamankan 6 truk kayu asal Dompu melalui operasi yang digelar, Jumat (9/9) siang tadi. Hasil koordinasi dengan Dinas Kehutanan, dari enam truk kayu ini ada sebagian yang belum mengantongi dokumen resmi. Untuk yang sudah lengkap dilepas tapi dokumen yang mereka miliki difotocopy untuk penyelidikan lebih lanjut. Sebab biasanya dokumen itu asli tapi palsu karena adanya permainan oknum-oknum tertentu. Terkait masalah dokumen ini Ia bersama Bupati akan menemui Gubernur dalam waktu dekat ini. “Ilegal logging harus diberantas, kami tidak ingin Sumbawa tertimpa bencana karena hutannya rusak,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.