Antisipasi Bencana, Puluhan Personil Disiagakan

oleh -19 views

SUMBAWA BESAR, SR (08/09/2016)

Puluhan personil dari berbagai institusi disiapsiagakan. Sejumlah sarana dan prasarana pendukung juga ditampilkan untuk disimulasikan cara penggunaan dan fungsinya. Kesiapan ini dilakukan melalui Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana di Kabupaten Sumbawa, Rabu (8/9).

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK selaku inspektur gelar pasukan menyampaikan amanat Kapolda NTB. Menurutnya wilayah NTB terutama Kabupaten Sumbawa memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan oleh factor alam, non alam maupun factor manusia. Bencana alam menyebabkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan dan harta benda serta dampak psikologis yang dalam keadaan tertentu dapat menghambat pembangunan nasional.

apel-bencana-3apel-bencana-2Berdasarkan informasi Kepala BMKG saat Rakor tingkat menteri, bahwa hujan lebat diperkirakan berlangsung Bulan Agustus hingga November 2016 berlanjut hujan sedang hingga Februari 2017 disertai dengan menguatnya La Nina. Guna menanggulangi terjadinya bencana, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari bahaya bencana serta meminimalisir korban jiwa dan harta benda baik pada status siaga darurat, tanggap darurat dan transisi darurat ke pemulihan dan pasca bencana. Salah satu bentuk kegiatannya adalah melaksanakan gelar kekuatan personil serta sarana dan prasarana yang dimiliki dalam menanggulangi bencana. “Apel ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia untuk melindungi, melayani, mengayomi dan menjamin keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polda NTB,” katanya, seraya menambahkan bahwa kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kesungguhan dan keikhlasan hati yang diwujudkan dengan keseriusan dalam pelaksanaan tugas untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.

Baca Juga  Disambar Petir, Satu Tewas, Satu Luka Berat

apel-bencanaKepada seluruh peserta apel, Kapolres menekankan beberapa hal yakni, melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah rawan bencana baik bencana alam, non alam dan bencana social. Kemudian melakukan sosialisasi tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan kebencanaan sehingga masyarakat mengetahui tentang hak dan kewajiban. Melakukan latihan-latihan dalam meningkatkan profesionalitas dan kesamaan pola tindak para petugas di lapangan dalam menanggulangi bencana. Melakukan simulasi terjadinya bencana pada daerah-daerah yang dimungkinkan rawan terjadinya bencana dengan melibatkan seluruh masyarakat di daerah rawan tersebut. Selanjutnya membangun peringatan dini agar masyarakat dapat terhindardari bencana. Sarana prasarana yang dimiliki, dan apabila dibutuhkan dalam kondisi siap pakai. Melakukan koordinasi antar stakeholder secara priodik. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.