Wagub NTB Buka Fokus Discussion Perencanaan PTKIN 

oleh -7 views

MATARAM, SR (07/09/2016)

Wagub NTB, H Muh. Amin SH. M.Si membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (P2TKIN) 2016 di Hotel Santosa Senggigi, Selasa (6/9) malam. Forum perencanaan UIN, IAIN dan STAIN seluruh Indonesia ini mengangkat tema “Perencanaan Berkualitas Bekerja Secara Profesional, Proporsional, Transparan dan Akuntabel”. Hadir pada kesempatan itu Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof Dr. H. Komaruddin Amin dan seluruh civitas akademika Perencanaan PTKIN seluruh Indonesia yang saat ini berjumlah 11 UIN, 25 IAIN dan 19 STAIN.

Dalam sambutan pengantarnya, Ketua Forum Perencanaan PTKIN se-Indonesia, Ridwan, M.Pd menyatakan bahwa kegiatan ini FGD dengan jumlah peserta terbanyak sejak forumnya terbentuk pada Tahun 2011. “Pada malam hari ini seluruh perwakilan civitas akademika PTKIN seluruh Indonesia tidak ada yang absen, hadir semua,” ungkapnya.

FGD PTKIN 1

FGD PTKIN 2Ia juga memaparkan bahwa tujuan penyelenggaraan FGD ini adalah untuk mengevaluasi dan mematangkan kembali perencanaan dan pengalokasian penganggaran tata kelola PTKIN masing-masing. “Forum ini dilaksanakan untuk mengatasi keresahan-keresahan perencana dengan melihat kembali regulasi keuangan dan perencanaan agar dapat merencanakan anggaran dengan aman sesuai ketentuan sehingga pelaksanaan juga aman untuk semua pihak pelaksana,” tegasnya.

Sedangkan Rektor IAIN sebagai tuan rumah penyelengga acara melalui Wakil Rektor Dr. H. Masnun Tahir menyatakan bahwa Rakor ini sangat penting dengan urgensi isu tuntutan global lembaga PTKIN khususnya. “Rakor ini sangat strategis dengan adanya pemotongan anggaran agar tidak berdampak sistemik terhadap berkurangnya esensi program,” terangnya.

Baca Juga  Dipimpin Presiden Secara Virtual, Upacara HUT TNI Diikuti Gubernur NTB

Lebih lanjut Ia berharap Rakor berjalan dengan produktif dan dapat memberikan konstribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas PTKIN Indonesia. “Perencanaan pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas PTKIN agar sejajar dengan Perguruan Tinggi Umum lainnya,” kata H Masnun.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Komaruddin Amin juga menambahkan perencana memiliki peran fundamental pada tata kelola pendidikan PTKIN dengan terbatasnya jumlah anggaran yang dimiliki oleh PTKIN. “Saat ini banyak jumlah perguruan tinggi dengan anggarannya terbatas namun anggaran tidak terserap karena perencanaan yang kurang baik. Perencanaan itu sederhana tapi fundamental sehingga forum ini penting untuk meningkatkan kinerja perencana dan kinerja perguruan tinggi,” jelasnya.

Ia juga memaparkan PTKIN mengemban 3 tugas besar yakni mencerdaskan anak bangsa dengan mencetak sarjana yang pintar dan berakhlak serta berkontribusi meningkatkan daya saing bangsa. Mempertahankan dan rawat Islam Indonesia dan mentransformasikan nilai Keagamaan menjadi implementasi perilaku keagamaan. “Untuk dapat menunaikan tugas fundamental PTKIN, dibutuhkan korelasi perencanaan yang baik, perencanaan harus bermutu dan berkualitas. Jangan copy paste, pelibatan kolektif civitas akademika sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (RIZ/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.