Persiapan Akreditasi RSUD As-Syifa Sudah Tahap Akhir

oleh -7 views
dr. Carlof Sitompul, Direktur RSUD Asy-Syifa KSB

SUMBAWA BARAT, SR (7/9/2016)

Meski waktu mepet, namun persiapan Akreditasi Khusus Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) As-Syifa Kabupaten Sumbawa Barat sudah sampai tahap akhir. Semua persyaratan yang dibutuhkan untuk diakreditasi Tim KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit), sudah dipenuhi.

Ditemui SAMAWAREA Selasa (6/9) kemarin, Direktur RSUD KSB dr. Carlof mengakui jika tidak sampai setahun dari waktu normal empat tahun untuk mendapat akreditasi khusus dari Tim KARS. Ia menyatakan siap untuk karena semua persyaratan sudah dilengkapi bahkan telah diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rencananya akhir September ini pihaknya akan mengadakan simulasi penilaian dari tim KARS. Dalam survei simulasi penilaian nanti akan menjadi hal penting bagi rumah sakit, karena akan diketahui kekurangannya sehingga bisa diperbaiki secepatnya.

Disebutkan Dokter Carlop, ada empat dari 15 indikator penilaian dalam akreditasi khusus ini. Di antaranya kualifikasi pengawai dan staf apakah sesuai standar dan syarat pegawai yang sudah ditentukan. Kemudian hak pasien dan keluarga, sasaran keselamatan pasien (SKP) untuk penanganan yang tepat dan sesuai sasaran. Selanjutnya, program penanganan infeksi bagaimana menjaga kebersihan petugas, pasien, dan pengunjung.

Dr. Carlof mengakui dalam penerapan beberapa indicator ini cukup berat. Sebab ini berkaitan dengan mengubah prilaku dan kebiasaan orang. Misalnya larang merokok di area rumah sakit karena masih banyak ditemukan puntung rokok di area tersebut. Padahal kebersihan ini menjadi penilaian berat tim KARS. “Satu saja puntung rokok yang ditemukan di area rumah sakit, kita akan gagal mendapatkan akreditasi itu. Saking ketatnya yang namanya rokok ini,” ujarnya.

Baca Juga  52 Warga NTB Positif Covid Hari ini, Satu dari KSB Klaster Bangladesh

Untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya telah membentuk tim yang setiap harinya memantau serta mengecek apakah sudah diterapkan atau tidak. Saat ini sudah 75% indicator itu sudah bisa berjalan. “Kalau kami lulus dalam akreditasi tahun ini maka tahun depan kami akan cicil lagi 6 bidang yang lain sampai 15 persyaratannya bisa kami penuhi,” tutupnya. (HEN/SR)

bankntb DPRD DPRD