TGB Buka Survey Akreditasi RSJ Mutiara Sukma NTB

oleh -1 views

MATARAM, SR (07/09/2016)

Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi membuka survey akreditasi versi 2012 oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB, Selasa (6/9). Tim Surveior KARS terdiri dari Dr. Dyah Wiryastini MARS, Surveior Manajemen. Dr. Aminullah Moeloek, Sp.KJ, MM, Surveior Medis. Dan Gandauli Panggabean, SKM, MARS Surveior Keperawatan.

RSJ Mutiara Sukma telah melakukan beberapa kegiatan dalam menghadapi survey akreditasi versi 2012. Antara lain pembentukan tim akreditasi, bimtek dari KARS, sosialisasi kepada seluruh staf dan pasien serta keluarga pasien, monitoring dan evaluasi serta beberapa pelatihan dan workshop baik internal maupun eksternal yang terkait dengan standar berupa pengendalian dan pencegahan infeksi (PPI), bantuan hidup dasar (BHD), teknik evakuasi dan penyelamatan pasien, asset dan dokumen, pemakaian alat pemadam api ringan, serta pelatihan mutu dan keselamatan pasien.

Gubernur NTB 1Dalam sambutannya, Gubernur NTB berharap kepada Tim Surveior KARS dapat melihat dan menilai secara objektif, sehingga dapat memberikan akreditasi paripurna ke RSJ Mutiara Sukma. Menurutnya, inti dari pembangunan terletak pada ikhtiar membangun manusia. Hal ini perlu dilakukan agar manusia yang menghuni Republik Indonesia sehat lahir dan batin. “Dengan demikian, RSJ Mutiara Sukma sebagai salah satu perangkat di baris depan untuk mewujudkan ikhtiar membangun manusia NTB yang sehat lahir dan batin dapat memberikan pelayanan publik terkait dengan tupoksinya,” imbuhnya.

Baca Juga  Hj Nurlaela Chaerunnisa Akhiri Resesnya di Desa Kempo

TGB akrab Gubernur NTB disapa, juga berharap kepada seluruh jajaran RSJ Mutiara Sukma dapat turun ke bawah, menggandeng para pemangku amanah pembangunan, tokoh masyarakat, dan kelompok lain yang memiliki pengaruh agar menjadikan kesehatan jiwa sebagai perhatian utama. “Selamat berjuang untuk mendapatkan Akreditasi Paripurna yang pertama di Provinsi NTB. Bagi saya proses akreditasi tidak hanya berarti pengakuan formal dari alat negara pada kualitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga menunjukkan semangat pelayanan yang Insya Allah lebih baik lagi di masa akan datang. Semoga semua ikhtiar yang dilakukan ini membawa kebaikan untuk masyarakat NTB,” pungkasnya. (RIZ/SR)

bankntb DPRD DPRD