EK “Robek” Harkat dan Martabat Pendidikan NTB

oleh -1 views
Ketua PGRI NTB, HM Ali A Rahim

MATARAM, SR (06/09/2016)

Ketua PGRI NTB, HM Ali A Rahim, sangat prihatin dengan perbuatan oknum guru berinisial EK alias Pandit (33) yang bertugas di salah satu sekolah wilayah Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Oknum guru itu tertangkap sedang pesta shabu dan diduga sebagai pengedar barang haram tersebut. Sebab dari tangannya diamankan barang bukti 29 poket shabu seberat 10,59 gram lengkap dengan alat pakainya. “Kami sayangkan dan prihatin. Apa yang dilakukan oknum guru ini sangat tidak dibenarkan,” sesal HM Ali A Rahim kepada SAMAWAREA di Mataram, kemarin.

Sebagaimana diketahui terang H Ali Rahim, bahwa tugas pokok seorang guru adalah mendidik dan mampu memberikan contoh yang baik. Apalagi dunia pendidikan kini telah menyatakan genderang perang melawan narkoba. Namun, sangat berlawanan atas apa yang diperbuat oleh EK. “Kalau setengah-setengah jangan jadi guru. Karena guru itu bekerja dengan sepenuh hati tulus dan ikhlas,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukan EK telah merusak sekaligus merobek harkat dan martabat dunia pendidikan khususnya di NTB ini. Bahkan marwah pendidikan yang selama ini menjadi simbol pendidikan yakni mencerdaskan anak bangsa, justru diciderai oleh oknum guru yang merupakan pendidik. Mengingat kini EK sudah diproses hukum, Ia mendukung penuh pihak berwajib untuk memberikan penindakan. Selain itu, Ia meminta kepada kepala sekolah setempat untuk mengambil langkah tegas menyikapi persoalan itu dengan memberhentikan secara tidak hormat. “Mudah-mudahan masalah ini tidak terulang lagi. Cukup hal ini menjadi pembelajaran bagi para guru. Dan saya juga berharap, fungsi pengawasan harus dimaksimalkan dalam melakukan pembinaan manajerial. Jangan sampai hal ini terulang lagi,” demikian Ketua PGRI NTB. (RIZ/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  SMAN 1 Moyo Utara Juara LCC Kebankcentralan