Digedor GMAK, Jaksa Tegaskan Kasus DAK Ditutup

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (05/09/2016)

Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menggedor Kejaksaan Negeri Sumbawa. Tuntutannya pada Senin (5/9) ini masih sama yakni mendesak kejaksaan membuka kembali kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan KSB Tahun 2011/2012 senilai Rp 14 miliar.

Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH didampingi Kasi Pidsus, Anak Agung Raka, P.D SH yang menerima massa GMAK menegaskan bahwa kasus tersebut tidak bisa dibuka kembali. Dari tim yang menanganinya sebelumnya menyatakan kasus tersebut sudah ditutup, karena tidak adanya kerugian negara yang ditimbulkan, tidak ada yang diuntungkan, dan pemanfaatannya untuk umum. Dalam pelaksanaannya, dana itu tidak dialokasikan untuk 5 item yang dikemukakan GMAK melainkan dialihkan untuk pengerjaan item lain yang digabungkan dengan APBD KSB Tahun 2013/2014. Khusus lima item tersebut kejaksaan menyatakan tidak lagi dibicarakan, namun akan ditelusuri terkait penggunaan dana yang disebutkan dianggarkan kembali untuk APBD Tahun 2013/2014.

Penasehat GMAK, Sahril Amin menyatakan dukungan kepada pihak kejaksaan untuk menelusuri apakah benar dana Rp 14 miliar itu dianggarkan di APBD 2013/2014. Kemudian jika dianggarkan ada atau tidak pekerjaan dari dana tersebut. “Inilah kesepakatan kami dengan kejaksaan. Dan kejaksaan akan membentuk tim untuk mengecek langsung ke lapangan,” kata Sahril, seraya mengaku siap untuk membantu kejaksaan. Dalam kesempatan yang sama Sahril mengingatkan kejaksaan tidak melakukan tebang pilih dan berharap kasus yang ditangani di KSB dapat dibuka ke publik.

Baca Juga  TNI Polri Kawal Distribusi BST dan Bantuan Beras Diskoperindag

Kasi Intel Kejari Sumbawa, Erwin Indrapraja, SH., MH mengapresiasi upaya GMAK sebagai salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap korupsi. Namun untuk membuka kembali kasus DAK ini tidak mungkin karena tidak ditemukan perbuatan melawan hukum. Dana DAK itu telah dialihkan untuk kepentingan umum, tidak ada yang menikmati keuntungan dari anggaran, dan tidak ditemukannya kerugian negara di dalamnya. DAK yang dianggarakan untuk lima item yang disebutkan, dialihkan untuk pembayaran tagihan-tagihan pekerjaan lainnya. Mengingat saat itu KSB mengalami defisit anggaran, sehingga dana itu disatukan dengan APBD 2013/2014 untuk item pengerjaan lain. “Inilah yang akan kami telusuri,” tandasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.