Jelang Pilgub NTB, PKS Sumbawa Pertajam Konsolidasi

oleh -11 views

Gelar Rakorda “Memperkokoh Good Party Governance Melalui SMPD”

SUMBAWA BESAR, SR (04/09/2016)

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama seluruh jajaran pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kabupaten Sumbawa, Minggu (4/9). Mengangkat tema “Memperkokoh Good Party Governance melalui Sistem Menajemen Partai Dakwah” Rakorda berjalan sukses dan cukup alot. Rakorda dilakukan dalam rangka mempertajam konsolidasi parpol menjelang pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan gubernur (Pilgub) NTB 2018 mendatang. Selain itu penguatan arahan kerja dan program-program strategis partai serta pemantapan struktur sampai tingkat DPRA (dewan pengurus ranting di tingkat desa dan kelurahan). Acara dibagi beberapa sesi yakni pembukaan, TOP (Training Organisasi Partai) dan sidang komisi-komisi, pembahasan hasil sidang komisi dan penutupan. Bertempat di Aula SMK Negeri 1 Sumbawa, Rakorda tersebut dihadiri Sekretaris DPW PKS NTB, Uhibbusa’adi ST, Pengurus Bidang Bina Daerah Dakwah DPW PKS NTB Ir. Gunadi Widiatmoko, S.A., MP dan Suparman, SP, dan Kabid Kaderisasi DPD PKS Sumbawa Ustad Joko P Abdullah, serta tiga anggota DPRD Kabupaten Sumbawa dari Fraksi Bintang Keadilan yaitu Ketua Fraksi Irwandi, Salamuddin Maula dan Adizul Sahabuddin SP.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir mengatakan, PKS harus menjadi partai yang paling siap menjelang Pilgub nanti. “Sebentar lagi KPU akan melakukan verifikasi factual, maka kita harus menjadi parpol yang paling siap yaitu siap menang sehingga SDM harus dioptimalkan, struktur harus lengkap sampai DPRA, dan apapun keputusan di tingkat DPP dan DPW nantinya, kita harus siap menjalankannya,” titahnya.

Baca Juga  Kadis Koperindag dan Sekdis Dukcapil KSB Diduga Terlibat Politik Praktis

DPC kata Takdir, adalah motor penggerak di tingkat kecamatan. Melalui Rakorda ini diharapkan dapat membangun persepsi yang sama tentang garis perjuangan partai. Untuk itu agenda Rakorda juga dirangkaikan dengan TOP (Training Orientasi Partai). “Selain sebagai partai politik, PKS juga sebagai partai dakwah. Sebagai partai dakwah, kita harus paham, siapa kita, apa peran kita dan untuk apa kita. Jadi yang membedakan PKS dengan partai lain adalah pembinaan kader yang dilakukan melalui ta’lim (liqo) sehingga kader kita memiliki integritas,” tandasnya.

Rakorda PKS SumbawaTakdir meminta kepada para kader agar misi PKS pada poin kedua yaitu memperkokoh good party governance melalui Sistem Manajemen Partai Dakwah (SMPD) harus betul-betul dijalankan sebaik mungkin. “Dengan menjalankan SMPD, pihaknya menginginkan bahwa dakwah dan politik adalah dua entitas yang bisa disatukan. Ketika dua entitas tersebut bersatu akan menghasilkan kerja-kerja dakwah dan pelayanan yang mendatangkan kebermanfaatan ke seluruh masyarakat Sumbawa. “Sebagai kader PKS pemahaman tentang parpol harus utuh dan menyeluruh. Saya harap sepulang dari sini kita memiliki pemahaman dan konsep yang sama sehingga arahan kerja partai untuk berhikmat bersama masyarakat Sumbawa dapat dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Program berhikmat bersama rakyat lanjutnya, dibagi dalam beberapa program strategis seperti rumah hikmat sehat, peduli, konsultasi syariah, tanggap bencana, keluarga Indonesia dan rumah baca. Program hikmat juga dihajatkan untuk memperkuat Sumbawa hebat dan bermartabat. “Ke depan kita akan membangun pusat hikmat sampai di tingkat DPC dan DPRA untuk lebih memaksimalkan pelayanan bersama masyarakat Sumbawa. Untuk saat ini pusat hikmat masih dipusatkan di DPD Kabupaten,” pungkasnya. (JEN/SR/ADV)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.