Polisi Kantongi Dua Calon Tersangka BOS SMKN 1 Lunyuk

oleh -28 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/09/2016)

Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa mengantongi dua calon tersangka kasus dugaan penyimpangan dana BOS SMK Negeri 1 Lunyuk Tahun 2015. Dua calon tersebut terungkap dalam gelar perkara yang dipimpin Kasat Reskrim setempat, Jumat (2/9) pagi tadi. Dari gelar perkara ini polisi menemukan indikasi adanya suatu tindak pidana. “Sudah ada dua calon tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Yusuf Tauziry, SIK kepada SAMAWAREA.

Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziry SIK
Kasat Reskrim, AKP Yusuf Tauziry SIK

Indikasi ini setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di antaranya dari sekolah, para pejabat Dinas Diknas Sumbawa yaitu Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) dan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Dikmen. Dan belum lama ini polisi meminta kasir Bank BRI terkait pencairan dana BOS. “Dalam waktu dekat penanganan kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan dan penyidikan yang diikuti dengan penetapan tersangka,” tandas perwira murah senyum ini.

Untuk diketahui, dugaan penyimpangan dana BOS SMKN 1 Lunyuk ini mencapai Rp 67,2 juta. Dana yang dicairkan Bendahara berinisial AW dan Kepsek yang menjabat saat itu melalui Bank BRI itu diduga tidak digunakan untuk keperluan sekolah. Pasca munculnya kasus itu, oknum bendahara diberhentikan dan kepala sekolah dipindahkan. Keduanya juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik, termasuk kepala sekolah yang baru dan panitia BOS. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Kapolda Minta Cegah KKN dalam Seleksi Sespimen, Sespina dan SIP

No More Posts Available.

No more pages to load.