Mutasi Tinggal Eksekusi

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (02/09/2016)

Khabar mutasi perdana pemerintahan HM Husni Djibril B.Sc—Drs H Mahmud Abdullah, kian meredup. Bahkan tidak lagi banyak yang membicarakannya. Padahal sebelumnya, Juli–Agustus lalu, rencana mutasi menjadi trending topic. Bahkan banyak pejabat yang panas dingin dan harap-harap cemas (H2C), tim sukses menjadi baperjakat bayangan yang bergentayangan, dan beragam argumen mengemuka soal siapa yang pantas direposisi, promosi dan demosi. Namun bukan berarti tim bentukan Husni—Mo untuk persiapan mutasi ini berdiam diri. Mereka sudah bekerja dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melakukan eksekusi. “Mutasi tinggal eksekusi saja,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (2/9) sore.

Bupati mengaku persiapannya sudah final, hanya masih menunggu hari, tanggal dan jam yang baik untuk melaksanakan hajat besar birokrasi tersebut. Sejumlah dokumen berupa Laporan Eveluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa tahun 2016, dan hasil assessment berupa Laporan Penilaian Potensi dan Kompetensi Manajerial Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, sudah lengkap dan berada di mejanya. Bahkan pihaknya sudah menyusun daftar nama-nama pejabat yang masuk dalam gerbong mutasi perdana. “Ini dokumennya, ada nama-nama pejabat di dalamnya. Jadi tinggal dibaca dan dieksekusi saja. Hanya kita tinggal menunggu waktu yang tepat,” kata Bupati sambil memperlihatkan dokumen tersebut hanya kepada SAMAWAREA.

Bupati dan JenBupati dan Jen 2Bupati masih enggan menyebutkan berapa jumlah pejabat yang dimutasi dan kapan akan dilaksanakan, dengan alasan terlalu bersifat teknis. “Pastinya sudah ada orang-orangnya. Dan pastinya juga mutasi dilaksanakan dalam tahun ini dan tidak sampai lebih dari dua bulan,” imbuhnya.

Baca Juga  DPRD NTB Bantu APD untuk Nakes di RSMA Sumbawa

Saat disinggung bahwa Pemerintah KSB akan menggelar mutasi pada minggu depan, Haji Husni menyatakan bukan menjadi ukuran. Bisa saja mutasi di Sumbawa lebih cepat dari KSB, atau juga lebih lambat. KSB lebih cepat karena memang Bupatinya mantan Sekda yang sudah sangat mengetahui siapa-siapa pejabat yang memenuhi harapannya, sedangkan dirinya dari tidak mengetahui samasekali yang kemudian untuk menjadi tahu harus mencerna, mengamati dan mempelajarinya. Untuk itu guna memantapkannya akan dilakukan rapat Baperjakat dengan menelusuri kembali nama-nama pejabat yang sudah tercatat agar tidak salah langkah dan salah menempatkan. Sebab Ia ingin menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat. Rotasi, promosi dan demosi yang dilakukannya nanti harus juga dilandasi aturan yang kuat. Untuk menentukannya tidak gampang, melainkan ada alat ukur berupa asesement yang sudah dilakukan BKD Propinsi, dan hasil evaluasi kinerja yang dilakukannya sendiri selaku Bupati bersama Tim Pansel guna melihat kinerja, kompetensi dan potensi para pejabat. Sedangkan tim sukses hanya memberikan masukan atau usulan. Jika usulannya tepat bisa diakomodir dan jika sebaliknya akan dikesampingkan. Bupati berharap ketika pejabat itu ditempatkan langsung cocok dengan kompetensi, dan potensi yang dimiliki. “Kami menginginkan mutasi ini menimbulkan kebahagiaan bukan memunculkan kekecewaan dan euphoria. Pastinya mereka yang ditempatkan adalah orang tepat dan mampu merealisasikan visi misi untuk Sumbawa hebat dan bermartabat,” demikian Haji Husni. (JEN/SR)

dukacita dukacita bankntb