Juga Pabrik Tepung Beras dan Tepung Jagung
SUMBAWA BESAR, SR (20/08/2016)
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc mengatakan kunjungan Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman MP beserta rombongan terasa sangat spesial, di saat pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa tengah memformulasikan berbagai strategi, program dan kegiatan yang diikhtiarkan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami bercita-cita mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat Sumbawa dengan upaya meningkatkan nilai tambah komoditi unggulan daerah melalui pengembangan kegiatan industri berbasis pertanian serta meningkatkan produktivitas petani, peternak dan nelayan melalui peningkatan kuantitas, kualitas dan kontinuitas produk unggulan daerah,” kata Bupati pada acara ramah tamah penyambutan Menteri Pertanian dan rombongan di Wisma Daerah, Jumat (19/8) malam kemarin.
Agenda dan program ini lanjut Bupati, telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa 2016-2021. Dan kedatangan menteri dan rombongan membuat pemerintah daerah semakin bersemangat untuk mewujudkan agenda tersebut. Kabupaten Sumbawa adalah daerah dengan potensi pertanian yang luar biasa dan harus diperhitungkan pada tingkat nasional. Luas lahan pertanian yang meliputi luas baku lahan sawah 56.191 Ha, dan luas baku lahan bukan sawah 114.566 Ha. Dalam rangka mendukung program swasembada pangan padi, jagung, dan kedelai (pajale) pada Tahun 2015, ungkap Bupati, pencapaian produksi padi 480.924 ton, jagung 329.885 ton, dan kedelai 9.497 ton. Dari 480.924 ton gabah kering giling (GKG) untuk kebutuhan konsumsi di Kabupaten Sumbawa sebesar 118.751 ton GKG atau 74.813 ton beras atau (24,70%), sedangkan sisanya 362.173 ton GKG atau 228.169 ton beras (75,30%) dikirim ke daerah lain, antara lain NTT, Bali bahkan ke Jawa. Sedangkan untuk jagung dan kedelai rata-rata dikirim keluar daerah.
Lebih jauh dikatakan, sebagian besar masyarakat Kabupaten Sumbawa bergantung pada sektor pertanian. Selain program-program yang berorientasi kepada peningkatan produksi pertanian, Bupati berharap bantuan Menteri Pertanian mewujudkan cita-cita industrialisasi pertanian sehingga bisa meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian. “Hampir seluruh produk pertanian kami dijual keluar daerah dalam bentuk bahan mentah. Kami ingin Pak Menteri memfasilitasi pengolahan komoditas itu sehingga dapat diekspor dalam bentuk barang jadi. Terus terang kami iri dengan tetangga kami Kabupaten Dompu yang telah berhasil melakukan ekspor perdana komoditas gula karena telah terbangun pabrik pengolahan tebu dalam skala besar disana. Tidak terlalu berlebihan jika kami berharap dalam waktu dekat di Kabupaten Sumbawa dapat dibangun pabrik pakan ternak yang memanfaatkan potensi jagung kami, pabrik tepung beras, tepung jagung, dan kegiatan agro industri yang lain,” pinta Bupati, seraya menambahkan ketika semua ini terwujud dapat dibayangkan berapa banyak tenaga kerja yang akan terserap pada kegiatan tersebut hingga akhirnya akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. (JEN/SR)









mdh2an segera terealisasi ide ini utk membangun sumbawa ke dpn & membuka lapangan kerja,,,mdh2an di ujung pembangunan proyek ini “GK BERTEMU KPK”…
” DIMANA ADA PROYEK,, ” KPK” SIAP MENUNGGU