Tanggulangi Kemiskinan, Pemprov NTB Terapkan SLRT

oleh -25 views

MATARAM, SR (31/08/2016)

Upaya untuk menekan angka kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan Pemprov setempat.  Pasalnya sumber data yang di keluarkan BPS, jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 mencapai 804.440 orang (bertambah 2.150), di banding Maret 2015 mencapai 802.290 orang. Salah satunya menerapkan Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT). Sistem ini akan membantu masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan berdasarkan profil dalam Basis Data Terpadu (BDT) serta menghubungkan mereka dengan program-program pusat dan daerah yang paling sesuai dengan kebutuhannya. SLRT juga membantu mengindentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan, melakukan rujukan, dan memantau penangangan keluhan untuk memastikan dapat ditangani dengan baik.

Kepala Bappeda NTB, Ir. Ridwan Syah M.Sc, MM, MTP, Rabu (31/8), dalam penerapan system ini, Pemprov bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dibentuk untuk menangani dan berkoordinasi hal-hal yang berkaitan dengan penanggulangan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Sementara Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin SH M.Si mengakui jika angka kemiskinan saat ini belum bergeser secara signifikan. Kondisi ini  merupakan tantangan besar dan PR bagi semua pihak dalam pembangunan di NTB. Karena itu Pemprov terus meningkatkan dan menguatkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota.  “Kemiskinan merupakan target bersama. Untuk itu kami memohon dukungan dan kerjasama pemerintah kabupaten/kota dan bisa bersinergi untuk meraih apa yang menjadi target bersama,” ujar Wabup seraya berharap adanya tukar pikiran dalamrangka mengurai dan mengevaluasi kemiskinan serta penanggulangan kemiskinan secara komprehensif. (RIZ/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  DAU Sumbawa Turun, Haji Bahar: Bisa Diatasi

No More Posts Available.

No more pages to load.