Jadikan Kota Mataram Sehat, Nyaman dan Aman

oleh -57 views
Walikota Mataram, H Ahyar Abduh dan Wakil Walikota, H Mohan Roliskana

Selamat !!! HUT Kota Mataram ke-23

MATARAM, SR (31/08/2016)

Tepat 31 Agustus 2016, Kota Mataram genap berusia 23 tahun. Untuk memperingatinya, Pemerintah Kota Mataram menggelar upacara bendera yang dipimpin secara Walikota Mataram H. Ahyar Abduh. Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Sangkareang Kota Mataram ini diikuti seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram serta dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H.M. Amin dan tamu undangan lainnya. Upacara ini ditutup dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama antara Pemerintah Kota Mataram dengan PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk tentang Penggunaan Jasa dan Produk Perbankan antara Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dengan Aera Head Bank Mandiri Wilayah Nusa Tenggara Gunawan Adi Sasongko. Selain itu turut diserahkan Citra Daerah Arsip oleh Kepala Arsip Nasional RI Dr. Mustari Irawan, MPA dan penyerahan Piagam Penghargaan Implementasi Smart City Nusantara dari PT. Telkom Indonesia kepada Walikota Mataram. Diakhiri dengan penampilan 12 orang anggota TNI AU dalam atraksi terjun payung dengan pendaratan tepat di Lapangan Sangkareang Mataram.

Sebelumnya, Walikota Mataram H Ahyar Abduh yang membacakan sambutan Gubernur NTB mengatakan, Kota Mataram dengan usia 23 tahun telah mengalami perkembangan cukup pesat. Kondisi ini harus terus dijaga demi mewujudkan masyarakat Kota Mataram yang maju, religius, dan berbudaya. Gubernur berpesan agar Kota Mataram terus meningkatkan sinergitas dengan pemerintah propinsi dalam pembangunan daerah, sehingga berbagai program pembangunan yang dihajatkan oleh Pemerintah Provinsi untuk Kota Mataram dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.

Baca Juga  Diminta Akrobat Mengendarai Motor, Presiden Jokowi: Ya Gila, Bro!

Selain itu Gubernur juga berharap dengan kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota untuk periode kedua ini menjadi Kota Mataram tumbuh menjadi kota yang sehat, nyaman, dan aman bagi penghuninya. Apalagi perkembangan kota yang cepat terkadang menyisakan berbagai persoalan terkait dengan kualitas lingkungan, permukiman, konversi lahan, sektor informal kota, maupun masalah sosial kemasyarakatan. Namun dengan luas wilayah yang relatif kecil dan jumlah penduduk yang lebih sedikit dibanding kota-kota besar lainnya, memberi peluang yang sangat besar bagi Kota Mataram untuk berbenah dan mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi dengan lebih baik. (RIZ/SR)

bankntb DPRD DPRD