Diancam Foto Bugilnya Disebar, Oknum Honorer Kehilangan 56 Juta

oleh -15 views

SUMBAWA BESAR, SR (30/08/2016)

Ini peringatan keras bagi kaum hawa terutama para facebooker.  Terutama yang masih jomblo untuk tidak terlalu mudah termakan bujuk rayu seseorang yang hanya dikenalnya melalui media social. Meski tidak pernah bertemu namun tidak jarang mereka terlanjur serius menjalin hubungan asmara. Mungkin karena rasa cintanya, mereka rela memenuhi semua permintaan sang kekasih ‘dunia maya’ nya termasuk mengirim foto-foto bugil. Ujung-ujungnya mereka menjadi korban pemerasan. Dari sekian banyak kasus ini, ada yang harus mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena malu akibat foto bugilnya disebar ke publik setelah tidak mampu memenuhi permintaan sejumlah uang dari sang kekasih. Kasus serupa kembali terulang. Kali ini menimpa KM (34) pegawai honorer yang tinggal di Kecamatan Sumbawa. Wanita ini terpaksa melaporkan kasus dugaan pemerasan ke Polres Sumbawa, Senin (29/8). Melalui laporan polisi No. LP/588/VIII/SPKT RES. SBW, KM mengaku diperas melalui media Facebook dan Blackberry Mesenger (BBM) sekitar Mei 2016 lalu. Yang dilaporkannya diidentifikasi berinisial AA, A.Md.Kep (24) yang diketahui berprofesi sebagai Anggota Polri.

Sebelumnya sekitar Mei 2016, pelapor (KM) menjalin pertemanan dengan terlapor di FB dan BBM. Bahkan keduanya telah menjalin hubungan asmara. Setelah itu terlapor meminta pelapor mengirimi foto bugilnya. Pelapor pun memenuhi permintaan tersebut dengan mengirimkan foto bugilnya ke BBM terlapor. Ternyata ini adalah perangkap karena pelaku (terlapor) mulai menjalankan aksinya. Awalnya pelaku meminta pelapor mengirim uang Rp 1 juta ke rekening BCA milik terlapor atas nama Mieke Loren Saputri. Pelapor mengirimnya melalui ATM BRI Sumbawa. Saat itulah pelaku terus menerus meminta sejumlah uang sehingga totalnya telah mencapai Rp 56 juta. Karena terus menerus diminta, pelapor sudah tidak sanggup. Karena itulah pelaku mengancam akan menyebarkan foto-foto bugil milik pelapor yang pernah dikiriminya beberapabulan lalu.

Baca Juga  Pintu Kost Didobrak, Penghuni Kamar Dihajar

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, AKP Waluyo, Selasa (30/8) membenarkan adanya laporan kasus dugaan pemerasan melalui media social. Modusnya, pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil pelapor jika tidak mengirimkan uang. Kini kasus tersebut sudah ditangani penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) dengan melakukan penyelidikan. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD