Tuntut Apresiasi Newmont, Aksi Mogok Kerja Dinilai Ilegal

oleh -4 views
Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM

SUMBAWA BARAT, SR (29/08/2016)

Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, Dr. Ir. H.W Musyafirin MM mengingatkan serikat buruh untuk tidak melakukan aksi mogok kerja yang secara hukum dinilai illegal. Sebab aksi yang illegal pastinya hasilnya juga akan illegal. Hal ini diingatkan Bupati menyusul adanya rencana aksi mogok kerja karyawan PTNNT yang tergabung di dalam serikat buruh.

Menurut Bupati yang ditemui Senin (29/8), aksi mogok kerja dengan tuntutan meminta dana penghargaan atau apresiasi sebesar 15 persen dari hasil penjualan saham tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan. “Isi tuntutan ini tidak diatur oleh undang-undang manapun. Apresiasi ini lebih pada itikad baik perusahaan,” kata Doktor Firin—akrab Bupati disapa.

Bupati juga menambahkan bahwa ranah tuntutan apresiasi perusahaan atas penjualan saham itu, bukan hal yang bisa dirundingkan sebagaimana yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan, sehingga aksi mogok yang akan dilaksanakan dinilai tidak sah kendati ada undang-undang yang mengatur tentang mogok kerja. “Yang harus bisa kita permasalahkan yurisprudensinya. Seperti PT Inco ketika menjual saham hanya diberikan 1,5 kali basic dan banyak contoh lainnya. Sementara Newmont kita akan terus usahakan mulai dari nol sampai 3 kali basic plus 750 kali masa kerja dan harus kita syukuri oleh kita semua khususnya para serikat pekerja,” jelasnya.

Selain para pekerja, lanjut Bupati, Pemda juga berharap dapat menerima kompensasi atas penjualan saham PTNNT kepada PT AMI.  Pasalnya Sumbawa Barat merupakan daerah penghasil, sehingga sangat pantas mendapatkannya. Di bagian lain Bupati menanggapi adanya isu yang beredar jika perusahaan melakukan intimidasi terhadap karyawannya terutama yang dianggap akan terlibat dalam aksi mogok kerja. Bupati tidak yakin isu itu benar mengingat perusahaan dan karyawan sama-sama mengedepankan itikad baik dan pastinya akan diselesaikan secara baik-baik. (HEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Pencuri Motor di Café Sampar Maras Tertangkap