November, Pengerjaan Ponton Labuan Lalar Tuntas

oleh -53 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DISHUBKOMINFO SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR ( 29/08/2016)

Dermaga Ponton (dermaga apung) di Labuan Lalar, Kabupaten Sumbawa akan mulai dikerjakan September 2016 mendatang. Pasalnya Ponton tersebut harus sudah tuntas Bulan November sehingga dapat digunakan untuk mengoperasikan Kapal Cepat MV Datu Seran Express yang menghubungkan Sumbawa Barat, Lombok Barat dan Lombok Timur. Sejauh ini sejumlah ijin termasuk ijin operasional serta ijin sandar di dermaga masing-masing kabupaten sudah dikantongi.

Kepala Tata Usaha UPTD Labuhan Lalar, Agus Suyatna SE yang ditemui SAMAWAREA, kemarin, mengakui pengerjaan Ponton dilaksanakan pada Bulan September. Pemerintah daerah sudah menganggarkan pengerjaan pontoon melalui APBD Perubahan sebesar Rp 1,5 miliyar. “Jadi kami pastikan November ponton sudah bisa beroperasi,” kata Agus—akrab pejabat ini disapa.

Agus Suyatna SE
Agus Suyatna SE

Untuk saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah menyiapkan jadwal operasional kapal cepat sesuai tujuan yang direncanakan. Jadwal ini disesuaikan dengan jadwal kapal lain yang tujuannya sama seperti kapal cepat dari Bonto menuju Labuhan Haji dan Senggigi. “Kita bisa saja menjalin komunikasi dengan kapal cepat lain itu untuk menjadikan KSB melalui Dermaga Labuan Lalar KSB sebagai tujuan,” imbuhnya.

Selain itu pihak Dermaga Labuhan Haji juga meminta pihaknya untuk mengatur jadwal bagaimana penumpang bisa mengejar pesawat pagi. Selama ini Kapal Cepat Tenggara I, tidak pernah bisa mengejar pesawat pagi sehingga penumpang harus menginap di Mataram.

Baca Juga  BLT-DD Tahap II Siap Dikucurkan, Data Penerima Bisa Dirubah

Disinggung kapasitas Kapal Cepat MV Datu Seran Express, Agus menyebutkan maksimal 200 orang dengan tariff cukup terjangkau dan ada kompensasi bagi warga KSB. Untuk warga asli KSB dengan tujuan Labu Lalar hanya Rp 50 ribu per orang, dan masyarakat luar KSB Rp 75 ribu. Sedangkan tujuan Senggigi, Rp 200 ribu untuk warga KSB dan Rp 250 ribu untuk masyarakat luar KSB.

Untuk diketahui, beroperasinya Dermaga Labuan Lalar dan Kapal Cepat MV Datu Seran merupakan upaya pemerintahan Dr. Ir. H.W. Musyafirin MM—Fud Syaifuddin ST untuk mewujudkan tol laut. Dermaga tersebut harus mampu menjadi penghubung dengan daerah-daerah lain seperti Lombok Barat dan Lombok Timur bahkan Bali. Sebab disadari bahwa konektivitas dengan daerah lain seperti Bali dan Lombok sangat menentukan pesatnya pembangunan di KSB. (HEN/SR)

bankntb DPRD DPRD