Trakindo PHK Karyawan, Pemda Ingatkan Jangan Ganggu Putra Derah

oleh -8 views
Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan (HWAS) Disnakertrans KSB, Zainuddin

SUMBAWA BARAT, SR (26/08/2016)

Akuisi Newmont oleh PT AMI berdampak kepada perusahaan sub kontraktornya. Salah satunya PT Trakindo yang mulai melakukan PHK terhadap karyawannya. Terhadap hal itu, pemerintah daerah mengingatkan perusahaan tersebut untuk tidak mengganggu keberadaan putra daerah yang menjadi karyawan setempat.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans KSB, Zainuddin yang ditemui SAMAWAREA, mengakui jika PT Trakindo akan melakukan PHK 150 orang karyawannya. Yang sudah melakukan perjanjian bersama (PB) baik yang di-PHK transfer atau yang dikonversikan sebanyak 127 orang, sisanya 23 orang adalah masyarakat lokal hingga kini belum ada keputusan. “Wakil Bupati sudah mengingatkan perusahaan itu, karyawan lokal tidak boleh diapa-apakan apalagi mau di PHK. Kalau orang lokal sudah tidak ada di Trakindo lantas apa yang bisa kami banggakan dari perusahaan iu yang tumbuh dan makan di tanah kami, sedangkan orang kami dibuang,” tutur Zainuddin meniru ucapan Wabup.

Bukan hanya Wabup ungkap Uding—akrab Zainuddin disapa, Bupati pun demikian. Bupati menekankan karyawan boleh di PHK asalkan Trakindo sudah hengkang dari KSB. Peringatan dua pimpinan daerah ini sudah disampaikannya kepada PT Trakindo. Menurut manajemennya di KSB bahwa hal itu akan didiskusikan kembali dengan pimpinannya di Jakarta. Pemda juga demikian akan menemui pimpinan Trakindo pusat di Jakarta pada awal September 2016 untuk membicarakan masalah PHK karyawan local. (HEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.