Batu Hijau Bootcamp Dukung Aksi Bersih di Kampung Kejawan Lor

oleh -21 views

SURABAYA, SR (25/08/2016)

Komunitas Batu Hijau Bootcamp, sebelumnya dikenal dengan nama Newmont Bootcamp, hari ini bekerjasama dengan Yayasan Tunas Hijau menyelenggarakan ruang inspirasi bertajuk lingkungan, sebagai bagian dari kegiatan “Timur ke Barat”. Edukasi menggunakan metode permainan ini bertujuan untuk menginspirasi lebih dari 30 anak di Kampung Kejawan Lor, Pantai Kenjeran, Surabaya, agar terus menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. “Masalah kebersihan hanya bisa diatasi jika ada yang mau mengambil aksi nyata, serta memulainya dari diri sendiri. Melalui kegiatan “Timurke Barat” yang diadakan PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dan dukungan dari Yayasan Tunas Hijau, kami berkesempatan untuk berbagi inspirasi dengan adik-adik di tempat ini dengan cara yang menyenangkan–permainan,” kata Rachma Shouma, mahasiswi biologi kelautan sekaligus alumni Batu Hijau Bootcamp angkatan kelima.

Mahasiswi Teknik Industri Amelthia Rahel menambahkan, “Di balik kemegahan Surabaya, ternyata masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan perhatian. Kami kagum dengan komitmen Tunas Hijau di daerah tersebut, serta merasa terhormat dapat menjadi bagian di dalamnya.”

Pengurus Yayasan Tunas Hijau Suud Kevin mengatakan, “Kami berterima kasih atas kesediaan teman-teman Komunitas BatuHijau Bootcamp yang berkenan berbagi inspirasi kepada adik-adik, serta memberikan 25 keranjang pengomposan dan sebuah bak sampah 660 liter untuk digunakan masyarakat. Kami berharap dapat berkolaborasi kembali, anak-anak dan pemuda melakukan aksi demi bumi yang lebih baik.”Bootcamp Surabaya 1

Baca Juga  Bupati Bertemu Petani HAMAS dan Panen Perdana Musim Tanam I

Alumni Bootcamp

Kegiatan “Timur ke Barat” lahir dari keinginan para peserta BatuHijau Bootcamp untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat. Dihelat di empat tempat, yaitu Maluk, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta, mereka akan berkeliling dari satu titik ke titik lainnya untuk berbagi kisah dan pengalaman dengan anak-anak serta remaja sekitar.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2011, program Batu Hijau Bootcamp telah digelar lima kali dan memberangkatkan peserta ke tambang Batu Hijau milik PTNNT di Sumbawa Barat, dengan beragam usia, profesi, asal daerah, namun memiliki semangat tinggi untuk membagikan pengalaman mereka di media sosial. “PTNNT berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan tambang yang transparan. Program Batu Hijau Bootcamp didesain secara utuh yang menyentuh aspek kognitif, konatif, dan afektif dari para peserta. Kami bangga dengan semangat dan tekad para anggota komunitas untuk terus berbagi ilmu dan pengalaman kepada masyarakat di sekitar mereka,” ujar Rubi W. Purnomo, Juru Bicara PTNNT.

Tentang Batu Hijau Bootcamp

Peraih penghargaan internasional Golden World Awards 2016 dari International Public Relations Association (IPRA), Batu Hijau Bootcamp merupakan program edukasi bagi masyarakat umum untuk melihat langsung proses penambangan dan aktivitas masyarakat di sekitar area tambang Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Melalui program yang disampaikan secara transparan ini, peserta melihat praktik penambangan terbaik dan bertanggung jawab yang kami lakukan, sejak batuan ditambang, diproses, pemantauan terhadap lingkungan, hingga persiapan penutupan tambang. Peserta juga tinggal dan merasakan langsung kehidupan masyarakat di desa-desa sekitar area tambang, serta mengunjungi daerah-daerah wisata di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kegiatan ini, peserta menyampaikan pengalaman mereka, baik positif maupun negatif, melalui media sosial yang dimiliki secara bebas dan tanpa ada intervensi dari PTNNT. Program ini tidak dipungut biaya dan para peserta juga tidak mendapatkan imbalan dari penyelenggara.

Baca Juga  PLTMGU Lombok Peaker Beroperasi Bulan Ini, Tidak Ada Lagi Pemadaman Listrik

Beberapa peserta juga sempat melihat lokasi bekas lahan tambang PT Newmont Minahasa Raya (PTNMR) di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, yang telah ditetapkan sebagai kebun raya nasional oleh Pemerintah Indonesia dan merupakan bekas tambang emas pertama di Indonesia yang ditetapkan menjadi kebun raya. Di bekas tambang ini, para peserta melihat program penutupan tambang yang telah dilakukan oleh perusahaan sejak 2004, termasuk melihat lokasi tambang yang kini hanya menyisakan danau dan hutan dengan tumbuh-tumbuhan bernilai ekonomi tinggi, serta habitat yang sesuai dengan serangga dan hewan asli setempat. Informasi lebih lanjut, kunjungi ptnnt.co.id/id/bootcamp.aspx. (JEN/SR/*)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.