Antisipasi Kebakaran Hutan, Kapolri Gelar Video Teleconference

oleh -0 views

SUMBAWA BARAT, SR (25/08/2016)

Musibah kebakaran terutama di hutan dan lahan yang kerap terjadi di Indonesia membuat Kapolri tidak ingin kecolongan lagi. Karena itu diharapkan semua pihak terkait dapat melakukan langkah-langkah antisipasi. Untuk mengingatkan hal tersebut, Kapolri menggelar video teleconference dengan seluruh daerah di Indonesia. Hadir bersama Kapolri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar dan Kepala BMKG Andi Eka, serta diikuti seluruh daerah di 34 provinsi. Teleconference itu dimaksudkan untuk menyamakan langkah dan persepsi mulai dari tingkat pusat dan daerah serta semua elemen di Indonesia agar memiliki tanggung jawab yang sama terkait kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Di Kabupaten Sumbawa Barat ikut dalam teleconference itu di antaranya Bupati KSB Dr. Ir. H. W Musyafirin MM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah KSB  dan para petinggi kepolisian Polres KSB.

Bupati teleconference 1Bupati KSB Dr. Ir. HW Musyafirin MM mengatakan harus ada posko di setiap wilayah sesuai arahan. Untuk sinergitas saat ini Pemda memanfaatkan tim PDPGR, pemerintah desa, Babinkantibmas dan babinsa. Selain itu setiap ada bencana di suatu wilayah, petugas atau agen di desa langsung berkoordinasi dengan BPBD KSB agar cepat ditangani.

Ia berharap program tersebut bisa dijalankan dengan baik karena akan ada evaluasi terhadap kinerja agen dan petugas di tingkat desa. “Kalau mampu mempercepat pembangunan mulai dari desa maka sistem seperti ini akan terus ditingkatkan,” katanya.

Baca Juga  Polda NTB Undang Ny Lusi untuk Gelar Perkara Kasus Pencurian

Tahun mendatang lanjut H Firin, akrab Bupati disapa, akan dibangun Posko terpadu di tiap desa. Di tempat ini dijadikan tempat bersinergi antara para agen dengan Babinsa, Babinkamtibmas serta masyarakat. (HEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.