Saliperate Sumbawa Berpeluang Jadi Lokasi Puncak Sail Indonesia

oleh -62 views

SUMBAWA BESAR, SR (25/08/2016)

Kabupaten Sumbawa berpeluang besar menjadi lokasi puncak pelaksanaan Sail Indonesia bertajuk Sail Moyo—Tambora. Hal ini dibuktikan dengan turunnya Tim Dewan Kelautan Indonesia (DEKIN) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu (24/8) kemarin. Tujuannya, untuk melakukan survey sejumlah lokasi untuk persiapan kegiatan nasional yang digelar Tahun 2017 mendatang. Sebelumnya tim ini memplot dua lokasi yang akan dinilai. Adalah Pantai Desa Limung, Kecamatan Moyo Utara dan sepanjang pantai Jembatan Polak (Jempol)—Saliperate—Goa. Selama survey dilakukan tim didampingi Kepala Bappeda Sumbawa Iskandar D, Kepala Dinas PU Ir A Rahim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbawa Ir H Junaidi M.Si dan Kabag Humas dan Protokol Setda Sumbawa Rahman Anshori M.SE.

Anggota Dewan Maritim, Son Diamar yang ditemui di lokasi mengaku jatuh hati dengan pesisir Jempol—Saliperate—Goa. Lokasi tersebut dinilai sangat cocok digelar perhelatan akbar. Selain berada di dalam kota dan dekat dengan masyarakat, juga lokasinya cukup luas dan mudah diakses transportasi. Bahkan dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Dari bandara juga sangat dekat. Ketika Presiden, rombongan duta besar, gubernur dan tamu lain yang nantinya datang dapat dengan mudah menuju lokasi acara puncak tersebut.

Son Diamar, Anggota Dewan Maritim
Son Diamar, Anggota Dewan Maritim

Mengenai Pantai Limung, juga dinilai bagus karena langsung dapat melihat Pulau Moyo dan Gunung Tambora sebagai ikon dari Sail Moyo—Tambora. Namun lokasinya cukup jauh dan sulit untuk dijangkau masyarakat. Sebab tujuan dari kegiatan ini mendekatkan masyarakat dengan obyeknya. Berbeda dengan Saliperate, setelah kegiatan tempatnya tetap dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan wisata dan rekreasi. “Jadi Pantai Saliper Ate cocok dijadikan tempat perayaan puncak Sail Indonesia bertajuk Sail Moyo-Tambora. Hasil survey ini akan kami rapatkan dengan teman-teman di Menko Kemaritiman serta kementerian kelautan dan perikanan,” katanya, seraya berharap Pantai Saliperate—Jempol—Goa dibenahi seperti jalan, listrik, panggung dan tamannya yang membelakangi pantai.

Baca Juga  Tak Lagi Naik Gunung Cari Sinyal, Kini Warga Daerah Terisolir Bisa Akses Internet

Sementara Staf Bagian Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tomo Hadi Saputra sepakat dengan hal itu. Ia mengakui Saliperate cocok dijadikan tempat puncak kegiatan Sail Moyo—Tambora. Hasil survey ini akan diolah untuk dijadikan bahan pertimbangan Menteri Kelautan dan Perikanan memutuskannya. Diakuinya, bukan hanya NTB terutama Sumbawa yang mengajukan pelaksanaan sail ini. Tapi banyak daerah lain yang mengajukan hal yang sama termasuk Bali. Karena itu Pemda Sumbawa dan Pemprov NTB harus proaktif menyampaikan apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan lokasi yang diplot tersebut. “Sail Indonesia di Sumbawa ini sudah dibahas sejak Tahun 2011 lalu dan kami berharap bisa terlaksana 2017 mendatang. Saya secara pribadi menginginkan kegiatan itu digelar di Sumbawa. Tentunya Pak Menko, Gubernur, Bupati, harus saling komunikasi,” ujar Bung Tomo, sapaan akrabnya.

Staf Bagian Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tomo Hadi Saputra
Staf Bagian Perencanaan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tomo Hadi Saputra

Jika Sail Indonesia dipusatkan di Sumbawa, lanjutnya, akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. Ia mencontohkan Sail Komodo, bandara di sana sudah diperbesar. Banyak penerbangan menuju lokasi itu dan turis yang datang juga semakin banyak. Ini berdampak positif bagi ekonomi masyarakat dan pembangunan di daerah. “Kegiatan ini akan menjadi ajang promosi wisata bahari. Pastinya lokasi ini akan dikenal dunia karena yang diundang nanti duta besar berbagai negara, gubernur seluruh Indonesia, bupati dan pejabat pusat lainnya,” demikian Tomo. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.