Kapolres Tidak Yakin Kantor Desa Bale Brang Dibakar

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (23/08/2016)

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK merasa tidak yakin dengan informasi yang berkembang jika Kantor Desa Bale Brang Kecamatan Utan dibakar, terlebih lagi jika dikait-kaitkan dengan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang baru saja dilaksanakan. “Jadi kecil kemungkinannya dengan masalah Pilkades. Karena dari awal sampai dengan selesai, tidak ada gejolak sama sekali di desa tersebut,” kata Kapolres saat ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Selasa (23/8).

Untuk Kecamatan Utan, ada dua desa yang melaksanakan Pilkades. Adalah Desa Bale Brang dengan tiga calon untuk merebut suara 1.135 orang pemilih sesuai DPT. Iskandar terpilih dengan 474 suara terpaut sedikit dari M Sidik dengan 461 suara, disusul Bambang 41 suara. Demikian dengan Desa Pukat. Pada Pilkades di desa ini tercatat 5 calon yang bersaing ketat. Hasil rekapitulasi, nama Slamet Riyadi ditetapkan sebagai calon dengan suara terbanyak. Calon nomor urut empat ini meraih 659 suara, beda tipis dengan raihan Hermanto 640 suara, disusul Zakariah A.Md 617 suara, Rahmad 352 suara, dan Sudarmo 295 suara. “Saya yakin tidak ada kaitannya kebakaran dengan hasil Pilkades. Ini didasarkan pada latar belakang Pilkades itu sendiri yang berlangsung sangat aman dan kondusif,” jelas Kapolres.

Selain itu lanjutnya, tidak ada gugatan dari calon lain terhadap calon terpilih di Desa Bale Berang Utan sebagaimana terjadi di desa lainnya. Dari 20 desa yang menggelar Pilkades ada 5 desa yang mengajukan pengaduan ke pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa terkait dugaan pelanggaran yaitu Desa Lito, Desa Labuhan Mapin, Desa Ledang, Desa Lenangguar, dan Desa Simu.

Baca Juga  Kapolres Himbau Pengguna Media Sosial Bijak dan Hati-Hati

Meski demikian terbakarnya Kantor Desa Bale Brang masih dalam penyelidikan intensif jajarannya di Polsek. Jika menemukan adanya indikasi kejanggalan dalam kasus kebakaran itu, Kapolres menyatakan akan mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Denpasar untuk mengidentifikasi sekaligus memastikan penyebab kejadian. “Kita lihat nanti laporan dari Polsek, kalau memang perlu kita datangkan Tim Labfor akan kita lakukan,” demikian Kapolres. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD