Mahasiswa KKN UTS Rubah Sampah Jadi Minyak dan Pupuk Cair

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (21/08/2016)

Mahasiswa Kelompok 10 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) berhasil merubah sampah menjadi pupuk cair dan minyak sebagai pengganti minyak tanah. Pemanfaatan sampah menjadi produk bermanfaat tersebut, Sabtu (20/8) kemarin disosialisasikan di Balai Kelompok Tani Karya Mulya, Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwis, yang dihadiri perangkat desa, kelompok tani, polmas, dan masyarakat setempat.

Pada sosialisasi itu dijelaskan jenis–jenis sampah yang dapat dimanfaatkan menjadi produk yang dapat berguna bagi masyarakat, di samping bahaya sampah plastik yang dapat merusak lingkungan, sehingga perlu kesadaran untuk mengelola sampah sebaik mungkin. Hal ini yang coba ditekankan oleh Kelompok 10 KKN UTS kepada para peserta sosialisasi.

KKN UTS Nijang 1KKN UTS NijangPemateri yang merupakan mahasiswa KKN ini menjabarkan model pengolahan sampah plastik menjadi minyak yang dapat menggantikan minyak tanah. Mulai dari cara pembuatan alat pengolahan plastik menjadi minyak, bahan berupa jenis sampah plastik yang dapat diolah, serta teknik dan proses pengolahannya menjadi minyak. Selanjutnya sampah yang dirubah menjadi pupuk cair dan dinamakan Fertiliz. Pupuk ini diproduksi dari proses fermentasi sampah sisa makanan. Untuk menghasilkan pupuk cair, sampah rumah tangga berupa sisa–sisa makanan seperti sayuran, buah, nasi, roti, dan lainnya diproses dengan mencampurkan permifan, eM4, dan ragi pada sebuah wadah yang didesain khusus, dan membutuhkan waktu fermentasi sekitar satu minggu. Bahan–bahan campuran itu mempengaruhi jangka waktu proses fermentasi dan aroma dari pupuk yang dihasilkan.

Baca Juga  Polres Sumbawa Inisiasi Apel Siaga Penanggulangan Bencana

Sosialisasi yang bertujuan mengenalkan model pemanfaatan dan pengolahan sampah rumah tangga kepada masyarakat ini mendapat respon yang positif. Terbukti dari antusiasnya kelompok tani mengikuti sosialisasi dan mempraktekkan produk olahan sampah (sisa makanan) berupa pupuk cair. Kelompok Tani Karya Mulya Desa Nijang bahkan ingin belajar lebih lanjut mengenai proses pembuatan pupuk cair dari olahan sampah makanan. Sebagai bentuk pengabdian masyarakat, dengan mengenalkan model pengolahan sampah menjadi pupuk cair kepada kelompok tani dan masyarakat umumnya di desa yang mayoritas bermata pencaharian pada bidang pertanian, Kelompok 10 KKN UTS telah menerapkan teknologi tepat guna di Desa Nijang. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.