Mentan RI Diminta Percepat Wujudkan Bendungan Beringin Sila

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/08/2016)

Kunjungan Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman MP untuk melakukan panen raya jagung di Kecamatan Utan, dimanfaatkan Bupati Sumbawa untuk menyampaikan pesan petani setempat. Di hadapan Menteri dan rombongan di antaranya Asisten Teritorial KSAD TNI AD Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, Staf Ahli Menteri Pertanian, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A, Wagub NTB dan Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf. Farid Makruf, M.A, Bupati menyampaikan bahwa masyarakat Kecamatan Utan sangat mendambakan dibangunnya Bendungan Beringin Sila. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah untuk mewujudkan keinginan tersebut.

Upaya ini membuahkan hasil. Pemda mendapatkan informasi menggembirakan bahwa Tahun Anggaran 2017 pemerintah pusat akan menganggarkan kegiatan penyusunan Detail Enginering Desain (DED). “Kami yakin dengan bantuan Pak Menteri Pertanian, pembangunan bendungan yang kami tunggu-tunggu ini akan segera terealisasi,” pintanya saat kegiatan Panen Jagung di Kecamatan Utan, Sabtu (20/8) pagi tadi.

Keberadaan bendungan tersebut akan menjadi harapan para petani setempat untuk meningkatkan produksi pertaniannya terutama jagung. Pasalnya masih banyak lahan yang belum tergarap dan diolah secara maksimal. Dengan keberadaan bendungan tersebut, dipastikan lahan tanam semakin luas. Untuk diketahui, ungkap Bupati, Kabupaten Sumbawa memiliki lahan pertanian yang cukup luas. Meliputi luas baku lahan sawah 56.191 Ha, luas baku lahan bukan sawah 114.566 Ha. Dalam rangka mendukung program swasembada pangan padi, jagung, dan kedelai (pajale) pada tahun 2015 pencapaian produksi padi 480.924 ton, jagung 329.885 ton, dan kedelai 9.497 ton. Realisasi tanam 3 komoditi utama sampai dengan 16 agustus 2016 adalah padi 86.774 ha (83,21%) dari total sasaran 104,281 ha, jagung 74.256 ha (129,13%) dari total sasaran 57,503 ha, dan kedelai 4.843 ha (64,66%) dari total sasaran 7.490 ha.

Baca Juga  Masyarakat Dompu Antusias Sambut JPS Gemilang Tahap III
Bupati Husni Djibril menitipkan harapan masyarakat Utan berupa proposal kepada Menteri Pertanian RI
Bupati Husni Djibril menitipkan harapan masyarakat Utan berupa proposal kepada Menteri Pertanian RI

Dari gambaran tersebut terlihat realisasi tanam komoditi jagung jauh melampaui target, sedangkan padi dan kedelai masih jauh di bawah target. Hal ini disebabkan karena harga jagung cukup tinggi di tingkat petani yaitu mencapai Rp 3.100 per Kg. Kondisi ini membuat banyak petani beralih menanam jagung, terutama untuk lahan-lahan yang sumber airnya terbatas. Salah satu upaya untuk menopang tingginya minat petani untuk menanam jagung, antara lain melalui Gerakan Perluasan Areal Tanam (PAT) jagung seluas 27.000 Ha dan ditambah dengan rencana penambahan bantuan benih jagung Hibrida pengadaan pusat seluas ± 15,000 Ha, serta pengadaan alat tanam jagung sehingga proses pertanaman jagung diharapkan dapat efektif dan efisien dari sisi waktu. Khusus di Kecamatan Utan sasaran luas tanam jagung mencapai 3.831 Ha dengan realisasi tanam sebesar 3.889 Ha atau sebesar 101,51%.

Meski demikian, Bupati mengakui berbagai persoalan yang dihadapi petani di Kabupaten Sumbawa. Di antaranya masih terbatasnya sarana dan prasarana pertanian seperti mesin air, hand traktor, traktor roda empat, jaringan irigasi, cekdam, sumur dangkal, corn seller (alat pemipil jagung), alat panen baik untuk padi maupun jagung. Karenanya bantuan pemerintah pusat untuk pengadaan sarana produksi, infrastruktur pertanian serta bantuan benih diharapkan terus berlanjut pada masa yang akan datang. “Keyakinan kami untuk menyandarkan masa depan pada sektor pertanian bukan tanpa alasan. Kabupaten Sumbawa memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi salah satu sentra pengembangan pertanian di Indonesia,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD