Malam Tasyakuran HUT RI, Bupati Sampaikan Tahapan Pembangunan

oleh -10 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/08/2016)

Meski diguyur hujan deras, Resepsi Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71 di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Rabu (17/8) malam terus berlangsung dan berjalan lancar. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Pimpinan Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Pimpinan Yayasan Dea Malela Prof. Dr. Din Syamsuddin, Kepala SKPD, camat, toga dan toma. Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Illahi oleh Murattilah terbaik I Cabang Tilawah Al Qur’an Golongan Tartil tingkat Nasional asal Kabupaten Sumbawa, Syifa Fadiyah Maulida.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Rasyidi selaku ketua panitia penyelenggara melaporkan bahwa peringatan HUT RI ke-71 tahun 2016 dimaksudkan untuk memupuk semangat nasionalisme masyarakat Sumbawa dan memperkokoh persatuan dan kesatuan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan peringatan ini, seluruh warga negara Indonesia terutama generasi muda senantiasa mengenang dan menyegarkan kembali ingatannya akan perjuangan para pahlawan dan pendiri bangsa. Dengan tema “Indonesia Kerja Nyata”, menunjukkan komitmen pemerintah untuk bekerja nyata dalam memajukan Indonesia. Ini bisa terwujud dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat bersatu dan bekerja menembus segala rintangan.

Bupati Sumbawa memberikan apresiasi atas keberhasilan Syifa Fadiyah Maulida menjuarai MTQ Nasional pada Cabang Tartil tingkat anak-anak
Bupati Sumbawa memberikan apresiasi atas keberhasilan Syifa Fadiyah Maulida menjuarai MTQ Nasional pada Cabang Tartil tingkat anak-anak

Dalam memeriahkan hari bersejarah itu, ungkap Sekda, ada beberapa mata lomba yang telah digelar panitia peringatan HUT RI ke-71 Kabupaten Sumbawa di antaranya lomba gerak jalan 88 regu jalur umum putra, putri 101 regu, SMA/MA 15 regu putra dan 13 regu putri. SMP/MTS  71 regu, dan SD/MI 182 regu. Selain itu Lomba Kebersihan Lingkungan Kantor diikuti seluruh SKPD, BUMN dan BUMD di Kabupaten Sumbawa, Lomba Inovasi Pelayanan Publik, dan Lomba PPID. Selanjutnya gotong royong di lingkungan SKPD, sekolah dan masyarakat. Kemudian Sumbawa Job Fair atau bursa kerja di Kantor Dinas Nakertrans Kabupaten Sumbawa. Seminar dan lokakarya (Semiloka) terkait pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT).

Baca Juga  Belasan Desa di KSB Pilkades Serentak Agustus-September 2016

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B,Sc dalam sambutannya mengatakan momentum seperti ini adalah saat yang tepat  untuk mengkomunikasikan progress beberapa program dan kegiatan pemerintah, di samping ajang untuk mensosialisaikan berbagai rencana kebijakan. Bahkan momen seperti ini bisa menjadi ajang curhat terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi pemerintah. “Pola komunikasi yang saya kembangkan, tidak hanya melalui forum formil seperti malam ini, tetapi juga melalui pertemuan-pertemuan informil yang terjadi baik di kantor maupun di pendopo. Pola pelaksanaan  pemerintahan seperti ini saya istilahkan sebagai “birokrasi bersahabat” ujar Haji Husni sapaan akrab Bupati Sumbawa.

Intinya komunikasi yang bersahabat dengan masyarakat harus dibudayakan setiap saat. Premisnya, melalui komunikasi akan tercipta kedekatan, melalui kedekatan akan timbul empati, yang kemudian muncul kesediaan untuk terlibat dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pemeritahan dan pembangunan. Selama enam bulan menjalankan amanah, Husni Mo berusaha untuk melaksanakan tahapan demi tahapan dari rangkaian siklus pemerintahan. Tahap awal yang telah dijalankan adalah perencanaan. Pemerintah daerah telah merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2016-2021. Sekarang ini, pihaknya tengah memformulasikan muatan RPJM ke dalam strategi, program dan kegiatan yang lebih kongkrit yang akan masuk dalam Renstra Satuan Kerja Perangkat Daerah. Tahapan formulasi ini sudah hampir rampung yang nantinya akan bergeser ke tahapan yang paling krusial yakni implementasi atau pelaksanaan kebijakan.

Baca Juga  Penanganan Jalan, Husni—Mo Prioritas Daerah Terisolir

Tasyakuran 2

penampilan apik dan memukau teater yang dipersembahkan siswa/siswi Yayasan Dea Malela dan tarian oleh siswa/siswi asal sekolah negeri Kabupaten Sumbawa.
penampilan apik dan memukau teater yang dipersembahkan siswa/siswi Yayasan Dea Malela dan tarian oleh siswa/siswi asal sekolah negeri Kabupaten Sumbawa.

Disebutkan Bupati, dalam waktu dekat ada tiga kebijakan penting yang harus dilaksanakan dan satu sama lainnya memiliki keterkaitan yang saling mempengaruhi. Meliputi kebijakan penataan personel, penataan organisasi perangkat daerah dan kebijakan penyusunan APBD perubahan 2016. Dalam melaksanakan berbagai kebijakan tersebut pihaknya menggunakan prinsip 3B yakni kebijakan yang diambil harus Baik, Benar dan Berkualitas. Misalnya kebijakan penataan personel yang berbasis kinerja. Ia tidak ingin usulan sarat dengan muatan politis dan unsur-unsur subyektifitas lainnya. Untuk menghindari hal tersebut, setiap uulan harus sampai ke meja bupati yang disertai penjelasan rasional yang ditulis dalam kalimat singkat tentang alasan penempatan pejabat di suatu posisi terutama terkait dengan kompetensi teknis dan riwayat jabatannya.

Pada malam tasyakuran ini pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada lembaga ataupun perorangan yang telah menunjukkan prestasi dalam berbagai bidang. Secara khusus acara ini juga menjadi semacam tasyakuran atas keberhasilan Syifa menjuarai MTQ Nasional pada Cabang Tartil tingkat anak-anak. “Ke depan, saya harap bukan hanya Syifa yang mendapat reward seperti ini. Prestasi itu perlu diapresiasi agar bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk melakukan hal serupa, mengharumkan daerah pada berbagai event sesuai dengan kompetensi masing-masing,” cetus Bupati Sumbawa.

Sebagai penutup acara adalah penampilan apik dan memukau teater yang dipersembahkan siswa/siswi Yayasan Dea Malela dan tarian oleh siswa/siswi asal sekolah negeri Kabupaten Sumbawa. (JEN/SR/ADV)HUT RI Sumbawa

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.