Sinyalemen IGD Tak Sesuai Spesifikasi, Diklarifikasi Dokter Selvi

oleh -6 views

SUMBAWA BESAR, SR (14/08/2016)

Bangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sumbawa sudah lama digunakan, dan sampai sekarang masih dalam pemeliharaan. Meski terlihat cukup sempurna, namun masih ada sorotan berbagai pihak terhadap kondisinya. Beberapa kelengkapan IGD dinilai tidak memenuhi spesifikasi teknis. Misalnya exhause fan diduga tidak terpasang, penambahan daya listrik menggunakan dana lain meski telah teralokasi di dalam RAB. Kemudian lampu TL stainless belum terpasang dan saklar dinilai tidak sesuai spesfikasi. Bukan hanya itu, tidak ada tulisan IGD di dalam ruangan, serta pembangunan taman di depan IGD belum direalisasikan.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Sumbawa, dr. Selvi didampingi Kabag TU, H Ahmadi, SE, Sabtu (13/8), mengatakan kondisi IGD yang diinformasikan tersebut sudah cukup lama, ketika terjadi kekisruhan antara rekanan dengan sub kontraktornya. Sebagian kelengkapan itu sebenarnya sudah terpasang tapi dicabut lagi oleh subkonnya karena rekanan belum membayar. Ada juga yang belum dipasang khawatir tidak dibayar rekanan. Namun semua item-item yang disebutkan itu sudah terpasang di antaranya exhause fan, saklar, dan lampu TL stainless. Sebelumnya rekanan memasang lampu neon biasa, tapi pihak RSUD menolaknya sehingga diganti dengan lampu TL stainless tersebut dan sudah terpasang.

lampu TL Stainless yang sudah terpasang
lampu TL Stainless yang sudah terpasang

Mengenai penambahan daya listrik diakui Dokter Selvi. Dalam perencanaan daya terpasang sebesar 10 ribu watt yang kemudian ditender awal tahun lalu. Dalam perjalanannya tanpa diduga RSUD Sumbawa mendapat bantuan peralatan dari pemerintah melalui dana DAK tambahan penunjang cabinet kerja. Peralatan itu berupa 4 buah ventilator dan 6 unit pasien monitor. Ketika alat itu terpasang ternyata tidak dapat dioperasionalkan karena dayanya tidak mencukupi. Akhirnya daya ditambah menjadi 33 ribu watt, menggunakan anggaran BLUD.

Baca Juga  Kepala Kesbangpoldagri KSB Disidang Pekan Depan

Kemudian tulisan IGD yang dikatakan harus berada di dalam ruangan, dibantah dokter Selvi. Menurutnya tulisan itu tidak tercantum di dalam perencanaan. Kendati demikian tulisan IGD sudah diletakkan di depan dan atas bangunan agar dapat diketahui oleh masyarakat.

Demikian dengan pembuatan taman, tidak ada di dalam perencanaan awal, yang ada hanya perencanaan pembangunan selatsar yang saat ini dalam tahap pembuatan gambar. “Jadi informasi yang menggambarkan kondisi IGD tidak sesuai spesifikasi itu gambaran sudah lama, sekarang semua sudah terpasang dan kelengkapannya sesuai spesifikasi,” ujar Selvi seraya mengatakan masa pemeliharaan rekanan akan berakhir 17 Agustus 2016 mendatang. (JEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.