Identitas Pelaku Perampokan Dokter Gigi, Terungkap

oleh -20 views

SUMBAWA BESAR, SR (14/08/2016)

Pelaku perampokan Nadiah Prihatini Usmain Putri (27) seorang dokter gigi di wilayah Kecamatan Empang beberapa waktu lalu, terus diburu pihak Polsek setempat. Dalam penyelidikan, polisi telah mengantongi identitas para pelaku yang berjumlah dua orang ini. Polisi juga telah menetapkan para pelaku dalam daftar pencarian orang (DPO) bahkan telah menyebarkan wajah pelaku. “Kami sudah mengatongi identitas pelaku, jumlahnya ada dua orang dan masih warga sekitar,” kata Kapolsek Empang, IPTU I Gusti Made Suardika, Minggu (14/8).

Selain itu polisi telah menemukan I-Phone milik korban yang dijual pelaku kepada seseorang di Terminal Bertais Mataram. I-phone itu dijual seharga Rp 300 ribu. Polisi sempat melakukan pengejaran mulai dari Empang dan kehilangan jejak di wilayah Serading Moyo Hilir, tapi kembali terdeteksi berada di Kota Sumbawa. Saat polisi meluncur pelaku sudah bergerak menuju Lombok. Pihak Polsek langsung berkoordinasi dengan Buser Polda NTB sehingga menemukan i-phone korban. Pengejaran pun berlanjut hingga ke Pelabuhan Lembar karena diduga kuat pelaku kabur ke Bali. Untuk mencegat pelaku, ungkap Ajik—akrab kapolsek disapa, pihaknya menghubungi anggota kepolisian di Bali. Setelah bus yang diduga ditumpangi pelaku digeledah di Padang Bai, pelaku tidak ditemukan. “Sampai sekarang kami melacak keberadaan para pelaku. Kami juga sudah melakukan pendekatan dengan keluarga pelaku meminta agar pelaku menyerahkan diri,” demikian Ajik.

Baca Juga  Hajar Dokter yang Tengah Hamil, Kekasihnya Ditangkap Polisi

Seperti diberitakan, dokter giri yang tinggal di komplek perumahan dokter Dusun Cempaka Putih, Desa Pamanto, Kecamatan Empang disambangi perampok, pagi hari sekitar pukul 06.30 Wita. Korban yang baru selesai mandi menemukan sosok bercadar di dalam kamarnya. Pelaku langsung menghajar korban menggunakan kayu serta melayangkan bogem tepat di pipi kanan dokter cantik tersebut. Seketika korban terhuyung dan jatuh di lantai. Sebelum meninggalkan kamar korban, pelaku menggondol i-phone, handphone dan uang tunai Rp 2,6 juta dengan nilai total kerugian hampir Rp 20 juta. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.