UTS Tembus Final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional

oleh -5 views

Ajukan Solusi Peningkatan Produksi Udang

BOGOR, SR (10/08/2016)

Komoditas ekspor udang Indonesia kini menempati urutan 16. Artinya produksi udang Indonesia menurun 50 persen dari seluruh sector perikanan yang pada Tahun 2011 mencapai prestasi yakni bertengger pada posisi 5 besar. Salah satu penyebabnya adalah penyakit. Karenanya satu tim mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) berharap dapat membantu pemerintah dalam rangka mengembalikan popularitas komoditas ekspor udang. Tim UTS mengidentifikasi penyakit vibrosis menjadi penyebab utama kematian pada udang. Untuk mengatasinya dunia termasuk Indonesia pernah menggunakan antibiotik dan bahan-bahan kimia untuk dijadikan obat yang justru menyebabkan permasalahan baru. Pasalnya penggunaan yang tidak tepat mengakibatkan resistennya bakteri dimana residu antibiotik pada udang menyebabkan alergi dan toksisitas pada konsumen.

Karena itu Tim UTS memberikan solusi menawarkan penggunaan tanaman kiriyuh yang dapat berfungsi sebagai anti virus dan tanaman sirih yang merupakan anti bakteri karena mengandung zat antiseptik sebagai solusi menghambat pertumbuhan Vibrio Sp yang menyebabkan kematian pada udang. Penelitian tiga orang mahasiswa dari Fakultas Bioteknologi UTS Angkatan Tahun 2013 tentang Pengaruh Kombinasi Antara Ekstrak Daun Kiriyuh Sebagai Anti Bakteri dan Ekstrak Daun Sirih Sebagai Antiseptik Terhadap Penurunan Produksi Udang Akibat Penyakit Vibrio Sp ini, menjadikan Yulianti, Yunianti dan Asmawati sebagai salah satu fhinalis dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-29. Berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Agustus 2016 di Kampus IPB Bogor, kompetisi paling bergengsi yang diikuti 2000 mahasiswa dari seluruh Indonesia ini menjadikan UTS sebagai kampus yang terbukti mampu bersaing di usianya yang baru saja memasuki tahun keempat. Bersama Universitas Mataram, UTS menjadi satu-satunya kampus termuda dari Indonesia bagian timur yang berhasil lolos sebagai salah satu finalis dari ajang nasional paling prestisius untuk mahasiswa terbaik Indonesia.

Baca Juga  Mendeteksi Calon Pemimpin yang Paling Dibutuhkan Sumbawa
Tim UTS, Asma, Un dan Yuli
Tim UTS, Asma, Un dan Yuli

Dosen pembimbing sekaligus Dekan Fakultas Bioteknologi UTS, Andi Baso Manguntungi, S.Si., M.Si berharap ketiga mahasiswanya yang lolos nantinya akan menjadi agen perubahan di masyarakat dan mampu menyelesaikan permasalahan lokal, nasional, bahkan dunia. Selain itu diharapkan dapat menjadikan keterampilan yang mereka peroleh selama kuliah bisa diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi peneliti muda yang akan mengabdikan diri dan ilmunya untuk perubahan besar bagi Tana Samawa. Menang kalah akan teruji seiring peningkatan kualitas diri mahasiswa yang tentunya akan terus dilakukan UTS. Berbagai upaya mulai dari terus melakukan pembangunan fisik, penyediaan dosen-dosen berkualitas bagus, termasuk keberhasilan tim UTS sebagai salah satu finalis PKM di tingkat nasional, bagi Rektor UTS, Dr. Andy Tirta Phd dipandang juga sebagai upaya civitas UTS untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. “Mengikuti kompetisi bahkan lolos menjadi finalis tingkat nasional selain memberi peluang bagi mahasiswa UTS untuk bersilaturahim dengan seluruh mahasiswa terbaik dari seluruh Indonesia, sekaligus menempa mental mahasiswa yang berkesempatan bersaing setingkat dengan kampus-kampus besar ternama di Indonesia,” pungkasnya. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.