Sekda KSB Harus Mampu Ciptakan Harmonisasi Kabupaten dan Propinsi

oleh -11 views
Ketua DPC Demokrat KSB, Mustakim Patawari

SUMBAWA BARAT, SR (07/08/2016)

Pemda Sumbawa telah memiliki tiga calon untuk menempati jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Mereka lolos seleksi tim Pansel berdasarkan peringkat. Ketiga calon ini adalah Abdul Aziz SH MH yang kini Plt Sekda merangkap Asisten I, Ir. H. Amri Rakhman M.Si Kepala Bappeda KSB dan Drs Nurdin Nur mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Tahun 2014 lalu. Siapakah di antara satu dari tiga nama ini yang ditetapkan menjadi orang nomor satu di jajaran birokrasi tersebut ? banyak harapan muncul terhadap sosok tersebut.

Salah satunya datang dari Ketua Partai Demokrat Kabupaten Sumbawa Barat, Mustakim Patawari. Kepada SAMAWAREA kemarin, Mustakim mengatakan, Sumbawa Barat mencari Sekda yang mampu menjadi patner Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan yang sesuai aturan yang berlaku. Tentunya harus mengacu pada aturan normatif yang disyaratkan UU ASN. “Kami tidak terlalu sependapat dengan nuansa politisasi termasuk soal menguatnya pertimbangan representasi kewilayahan yang selama ini disuarakan oleh beberapa pihak, meski dalam konteks tertentu hal itu bisa kami pahami sebagai bentuk harapan pihak-pihak yang merasa ada andil dalam proses Pilkada. Dan akhirnya merasa berhak atau mungkin pernah diberikan harapan sebagai bentuk balas jasa atas dukungan atau komitmen memenangkan pasangan tertentu,” ujarnya.
Lalu siapakah yang pantas menempati posisi itu menurut Demokrat ? Mustakim menyebutkan sosok yang bisa menjembatani keharmonisan hubungan kabupaten dan propinsi dalam upaya membantu kepala daerah menata hubungan yang efektif dan produksi bagi kepentingan daerah. Mengapa itu sangat penting, lanjut Mustakim, mengingat posisi kabupaten yang beberapa kewenangannya beralih ke propinsi. Sekda yang akan diberikan amanah nantinya juga harus mampu menjaga hubungan baik antara unsur penyelenggara pemerintahan daerah (Pemerintah dan DPRD). Selain itu mampu mengoptimalkan koordinasi antara aparaturnya dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, dan mampu mendorong berjalannya agenda reformasi birokrasi secara konsisten. Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana mensinkronkan kerja politik pembimbing daerah dengan kerja aparatur menuju KSB yang luar biasa yang selama ini  menjadi jargon pemerintah baru. (HEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Presiden Jokowi Lantik Anggota Kompolnas 2020-2024

No More Posts Available.

No more pages to load.