Nyaris Perkosa Istri Orang, Rumah “Kolor Ijo” Dibakar Massa

oleh -16 views
Tempat tinggal 'kolor ijo' yang sudah menjadi abu akibat amuk massa.

Pelaku Diduga Kabur ke Dompu

SUMBAWA BESAR, SR (04/08/2016)

Masih ingat kisah “Kolor Ijo” ? Nama ini sudah menjadi sebutan untuk orang yang beraksi dari rumah ke rumah memperkosa wanita. Biasanya dia beraksi ketika tengah malam atau menjelang subuh. Kisah ini benar-benar terjadi di  Dusun Batu Mas, Desa Tolo Oi, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Warga setempat merasa resah dengan ulah ‘kolor ijo’ yang kerap bergentangan meski belum ada laporan yang mengaku menjadi korban pemerkosaan pelaku. Namun aksinya, Rabu (3/8) kemarin berhasil digagalkan. Bahkan calon korban sempat mengenali wajah dan identitas ‘kolor ijo’ tersebut. ‘Kolor ijo’ Tarano itu diketahui berinisial S yang tinggal menumpang di rumah kakak iparnya, ZA. Saat dicari dan akan dihabisi warga, S berhasil kabur. Warga pun melampiaskan amarahnya dengan membakar rumah tempat tinggal “kolor ijo” tersebut hingga menjadi abu.

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA di ruang kerjanya, Kamis (4/7) mengakui adanya kasus tersebut. Polisi yang turun ke TKP berhasil mengamankan situasi. Kasus ini bermula ketika pelaku mendatangi kediaman Sri. Saat itu Sri bersama anak perempuannya tengah terlelap di dalam kamar, sedangkan suaminya tidur di ruang tamu. Sri pun terjaga dan terkejut melihat orang asing di dalam kamarnya yang nyaris memperkosanya. Seketika Sri berteriak meminta bantuan suaminya. Pelaku yang panik langsung mengambil langkah seribu, kabur melalui pintu belakang. Namun sebelum kabur, Sri mengenali pelakunya. Informasi ini cepat menyebar membuat warga berdatangan dan mencari S di kediaman ZA—kakak iparnya. Sebab selama ini S tinggal di tempat itu. Warga terlihat emosi karena aksi S sudah kerapkali dilakukan dan sangat meresahkan. Rupanya S sudah menghilang. Seperti dikomando, warga yang kecewa tidak bisa membuat perhitungan dengan pelaku, melampiaskan amarahnya dengan membakar rumah tersebut. Dari penyelidikan polisi, ungkap Kapolres, pelaku diketahui kabur ke Dompu. “Kami akan berkoordinasi dengan Polres disana untuk menangkap pelakunya,” kata Kapolres, seraya menyatakan bahwa situasi Kecamatan Tarano sudah terkendali. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  KPPT Tegaskan Aktivitas Stone Cruiser PT BA Ilegal