Erli, Kiprah Penyuluh Teladan yang Penuh Tantangan

oleh -12 views
Erli Nurwahmiyati, Penyuluh Teladan tingkat Provinsi

SUMBAWA BARAT, SR (03/08/2016)

Erli Nurwahmiyati sangat dikenal di kalangan petani. Kiprahnya sebagai tenaga penyuluh dalam memajukan pertanian dan peternakan di Kabupaten Sumbawa Barat sudah tak diragukan lagi. Karena itulah PNS yang berdinas di BP3K Kecamatan Seteluk ini dinobatkan sebagai penyuluh teladan tingkat Provinsi. Banyak inovasi yang telah dilakukannya dalam upaya membina 13 kelompok tani di wilayah kerjanya. Namun tak sedikit tantangan yang harus dihadapi terutama dalam merubah pola pikir masyarakat agar termotivasi untuk maju. “Bekerjalah dengan penuh keikhlasan maka akan muncul semangat baru yang memicu pikiran untuk terus kreatif dan inovatif,” cetus Erli—akrab wanita ini disapa saat ditanya SAMAWAREA terkait kiprahnya yang mendapat apresiasi pemerintah.

Dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh, ungkap Erli, dia harus menemukan hal baru yang bermanfaat bagi petani dalam upaya meningkatkan hasil tanamnya. Hal baru yang diperolehnya tidak langsung diterapkan kepada kelompok binaannya melainkan dilakukan eksprimen atau percobaan di lahannya sendiri. Ketika berhasil, pengetahuan ini langsung ditularkan dan terus memberikan pendampingan kepada petani agar bisa mencapai hasil yang maksimal.

Meski demikian tidak semua harapan menjadi kenyataan. Kata kuncinya adalah sinergi. Untuk mendapatkan hasil yang baik dibutuhkan kebersamaan atau sinergisitas antara penyuluh, kelompok dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian. Tanpa ini semua rencana dan harapan tidak berjalan mulus. “Dari 13 kelompok yang saya bina tidak semuanya mengikuti instruksi penyuluh. Ini yang terkadang membuat kami sedih karena susah diatur dan berbuat semaunya. Bahkan ada yang menguasai kelompok secara individu,” ujar Erli.

Baca Juga  Mahasiswa UTS Bina Warga Jorok Hasilkan Home Industri

Yang menyedihkan lagi, lanjut Erli, ketika kelompok binaannya yang mengikuti instruksi dan menjalankan program dengan baik dan direkomendasikan untuk diberikan bantuan, justru tidak mendapat perhatian pemerintah daerah melalui leading sector terkait. Justru dinas tersebut memberikan bantuan kepada kelompok yang tidak aktif atau yang dikuasai oleh perseorangan.

Karenanya Ia berharap ke depan masalah ini harus mendapat perhatian dan dukungan semua pihak. Sinergisitas antar para pihak harus terjalin sehingga harapan bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat KSB dan tidak ada lagi yang hidup di bawah garis kemiskinan sebagaimana harapan Wakil Bupati KSB saat membuka lomba Asah Terampil, dapat terwujud. (HEN/SR)

No More Posts Available.

No more pages to load.