Kajari Sumbawa Kukuhkan Puluhan Duta Adhiyaksa

oleh -18 views

Upaya Dini Memberikan Pemahaman Hukum

SUMBAWA BESAR, SR (02/08/2016)

Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa mengukuhkan sebanyak 36 orang Duta Adhiyaksa, Selasa (2/8). Para Duta Adhiyaksa ini adalah pelajar yang berasal dari 18 sekolah di Kabupaten Sumbawa. Masing-masing sekolah mengirim dua utusannya. Hadir pada kegiatan inovasi Seksi Intelijen yang digelar di Aula Kejari Sumbawa tersebut adalah para Kepala Seksi (Kasi), jaksa, staf dan karyawan serta kepala sekolah dan guru asal para Duta Adhiyaksa ini.

Kajari Sumbawa, Paryono SH MH dalam sambutan lepasnya, mengatakan, bahwa duta adhiyaksa ini dibentuk melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada para pelajar yang diharapkan nanti dapat menjadi agen dalam mensosialisasikan tentang hukum dan mencegah terjadinya perbuatan yang berisiko hukum terutama korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Dibentuknya Duta Adhiyaksa ini juga untuk menyiasati terbatasnya sumberdaya yang dimiliki kejaksaan dalam menjangkau semua sekolah baik yang ada di Sumbawa maupun KSB. “Personil kami hanya 10 orang yang tidak sebanding dengan luas wilayah kerja yaitu Sumbawa dan KSB,” tukasnya.

Duta Adhiyaksa 1Duta Adhiyaksa 2Dari duta adhiyaksa ini dapat memperpendek jarak jaksa dengan para pelajar di sekolah dalam mensosialisasikan segala hal yang berkaitan dengan hukum. Pihak kejaksaan dapat berinteraksi dengan para duta ini tanpa harus bertemu secara fisik melainkan memanfaatkan IT melalui program Skype. Ketika mereka memiliki pemahaman tentang hukum maka akan bermanfaat bagi teman, keluarga dan lingkungannya. “Duta adhiyaksa ini harus memiliki pemahaman yang cukup tentang hukum bahkan bisa menjadi fasilitator antara kejaksaan dengan para pelajar, sehingga dapat memberikan masukan dan saran kepada pihak sekolah ketika melihat adanya indikasi penyimpangan hukum,” tukasnya.

Baca Juga  Operasi Antik 2019, Polresta Denpasar Tangkap 28 Pelaku Narkoba

Pemahaman hukum ini bukan hanya untuk siswa saja, melainkan juga kepala sekolah dan para guru. Sebab di sekolah ada banyak program-program yang dibiayai APBD maupun APBN. Dengan pemahaman yang dimiliki ini, para pengelola sekolah dimaksud terhindari dari jeratan korupsi. “Terima kasih telah mengutus dan mendampingi para duta adhiyaksa ini, semoga kerjasama ini akan terus terjalin sehingga kita dapat mengenal hukum untuk dijauhi,” demikian Kajari. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.