Siapa Saja Kabinet Husni-Mo di Mutasi Perdana ?

oleh -22 views
Ilustrasi

Tarunawan, Wirawan, Suharmaji dan Ande Diperkirakan Masuk Bursa

SUMBAWA BESAR, SR (27/06/2016)

Mutasi perdana masa pemerintahan H.M. Husni Djibril, B.Sc—Drs. H. Mahmud Abdullah (Husni-Mo), kian dekat. Jika dihitung tinggal empat minggu lagi Kabinet Husni-Mo akan bertahta. Sebab Bupati Sumbawa HM Husni Djibril yang dikonfirmasi belum lama ini memastikan mutasi akan digelar minggu ketiga Agustus 2016. Meski sudah mengidentifikasi beberapa nama yang dipromosi maupun didemosi, namun masih juga mengundang misteri. Masyarakat seolah dibuat terjebak dalam seribu tanda tanya dan rasa penasaran. Selain itu para pejabat yang saat ini menduduki jabatan peninggalan pemerintahan sebelumnya diliputi H2C (harap-harap cemas). Sampai-sampai bupati menyebut pejabatnya sedang galau. Kondisi inilah yang membuat bupati kecewa berat karena kegalauan itu menjadi penyebab roda pemerintahannya melambat dan aktivitas pembangunan yang belum menggeliat di tengah masyarakat. Untuk itu perombakan birokrasi secara besar-besaran akan dilakukan. Dalam mengisi jabatan Bupati menyatakan akan memilih orang-orang baik, berkompeten dan berintegritas karena merupakan perangkat kerja yang akan membantunya selama lima tahun pemerintahannya. Bupati ingin mencari partner kerja, sebab untuk menciptakan Sumbawa Hebat dan Bermartabat, harus diisi oleh aparatur pemerintah yang benar-benar hebat. Bukan orang-orang yang bekerja secara rutinitas belaka tanpa inovasi dan integritasnya diragukan. Pemerintah harus menjamin pelayanan publik itu harus baik dan berjalan maksimal. Artinya Husni-Mo akan melakukan penataan personil berdasarkan kepada pertimbangan kompetensi dan track record kinerja, karena pejabat yang akan ditunjuk untuk mengisi jabatan structural pastilah bersesuaian dengan kemampuan, dan pengalaman kerja. Salah satu tolok ukur yang digunakan bupati dalam melakukan mutasi nanti adalah hasil evaluasi kinerja, di samping assessment yang dilakukan tim Asesor dari Provinsi NTB.

Mutasi Ilustrasi 2Siapakah orang-orang yang diprediksikan bakal menduduki jabatan di Kabinet Husni-Mo pada mutasi perdana nanti ?. Dari hasil penelusuran Tim Litbang SAMAWAREA ada beberapa nama mengemuka. Sebagian dari mereka adalah alumni dinas dimaksud. Mereka akan bernostagia setelah lama berkelana ke beberapa jabatan dan SKPD. Ada juga birokrat muda yang cukup populer dan dikenal dekat dengan Husni—Mo. Mereka masuk bursa karena memiliki latar belakang keilmuwan, pengalaman kerja dan kompetensi yang sesuai dengan job tersebut. Hal ini sejalan dengan semangat Husni-Mo yang ingin menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat.

Seperti figur  yang akan ditunjuk untuk mengisi jabatan Kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) pastilah berlatar belakang tekhnik atau pernah bertugas di dinas tersebut, sehingga begitu dilantik langsung bekerja tanpa harus menjalani proses belajar dan adaptasi yang membutuhkan waktu cukup lama. Ada tiga nama yang muncul. Yakni Ir. A. Rahim–incumbent ini dikenal sebagai figur yang berkompeten, bersih dan memiliki integritas yang tinggi sehingga dianggap pas untuk memimpin dinas yang rawan godaan. Kemudian Lalu Suharmadji ST MT juga cukup berpeluang. Staf ahli bupati bidang pembangunan ini pernah cukup lama menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU yang kariernya dimulai dari staf biasa. Mamiq Suharmaji demikian Ia disapa pernah dipercaya menduduki jabatan Kepala Bappeda Sumbawa. Ada juga nama lain yang ikut disandingkan dengan dua figur tersebut. Adalah Wirawan Ahmad S.Si MT. Master sumberdaya air yang pernah menjabat sebagai Kabag Pembangunan ini dianggap mampu memimpin dinas yang menjadi tulang punggung pembangunan di Kabupaten Sumbawa ini.

Baca Juga  Tahun ini, PUPR Sumbawa Bangun Talud di Sejumlah Sungai

Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan juga menjadi rebutan. Jabatan kepala dinas di tempat ini akan mengalami rotasi mengingat Ir Talifuddin M.Si telah menjabat lebih dari lima tahun yang secara aturan ASN dibatasi maksimal selama 5 tahun. Untuk mengisinya, ada dua nama yang dianggap memiliki kans yaitu Tarunawan S.Sos dan Ir Sirajuddin. Dua figure ini berlatar belakang pertanian dan pernah menempuh karier di dinas tersebut. Lalu kemana Ir Talifuddin ? figur ini dikenal sebagai pejabat yang mudah menjalin akses ke pusat akan dioptimalkan oleh Bupati pada SKPD yang memiliki keterkaitan erat dengan sumber-sumber pendanaan pusat seperti BPBD, Diskoperindag dan Dinas Sosial.

Mutasi Ilustrasi 1Selanjutnya Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH). SKPD ini menjadi perhatian serius pemerintahan Husni-Mo karena ingin mengembalikan kejayaan Sumbawa sebagai kabupaten ternak. Salah satu upayanya menempatkan figure berkompeten. Cukup banyak nama yang digadang untuk menempati posisi SKPD ‘basah’ ini. Di antaranya Ir. Iskandar, Ir Syafruddin (incumbent), Ir Ibrahim dan Ir Mukmin. Kapasitas dan kemampuan keempat nama ini untuk bidang peternakan sudah tidak diragukan lagi.

Yang ramai menjadi pembicaraan adalah DPPK, karena Drs H Baharuddin dipastikan mengalami rotasi karena sudah menjabat sebagai kepala DPPK lebih dari 6 tahun. Ada dua nama yang dianggap pantas menggantikan kedudukan Haji Bahar, yaitu Wirawan Ahmad S.Si MT dan Ir H Junaidi M.Si. Wirawan selain sangat dekat dengan Husni-Mo, juga dikenal memiliki kemampuan adaptasi yang bagus sekaligus kemampuan dalam menterjemahkan program-program bupati. Selain itu pernah berkarier di DPPK (ketika masih DPKA) sebagai Kepala Bidang Pendapatan dan Aset (kini Kabag Aset). Sementara H Junaidi selain harus bergeser dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang sudah lebih dari 5 tahun dijabat, juga memiliki latar belakang keilmuan (S2) keuangan daerah. Haji Jun pernah cukup lama di Bappeda sehingga memahami dengan baik seluk-beluk pekerjaan yang berkaitan dengan keuangan dan penganggaran. Berikutnya Kepala Bappeda. Selain Ir Iskandar yang diperkirakan masih bertahta, ada dua nama lain yang bisa menggantikannya yakni Ir H Junaidi M.Si (Kadiskanlut) dan Dr. M. Ikhsan Safitri (Kadis Sosial).

Baca Juga  Belajar dari Rumah Diperpanjang Hingga 15 Agustus

Kepala Dinas Diknas Sumbawa diperkirakan masih tetap dijabat Sudirman Malik S.Pd karena dianggap mampu dan cukup bagus. Tapi ada nama lain yang menguntitnya yaitu Syahril S.Pd M.Pd yang pernah menjadi Sekretaris Dinas Diknas sebelum digeser menjabat Kepala Arpusda hingga saat ini. Pada masa pemerintahan JM—Arasi Muhkan, Syahril sempat menjadi calon terkuat Kadis Diknas sepeninggal Dr. H Muhammad Ikhsan M.Pd yang kala itu menempuh pendidikan di luar daerah. Dan di luar dugaan bupati menunjuk Dirman Malik saat itu masih Kepala SMPN 1 Badas menjadi Kadis Diknas yang sempat menuai kritikan dari kalangan DPRD.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala BPMPD diperkirakan mengalami rotasi. Kabarnya H Amri S.Sos akan menempati pos barunya sebagai Kepala BPMPD bersaing dengan Drs Arif M.Si (Kepala Kesbangpoldagri). Amri yang merupakan sarjana pemerintahan pernah beberapa kali menjadi camat, yang kemudian menjabat sebagai Kabag Pemerintahan. Demikian dengan Arif M.Si yang malang melintang di dunia birokrasi dengan disiplin ilmu dan pengalaman kerja yang beragam. Dimanapun Ketua Ikatan Keluarga Samawa asal Bima Dompu (Iksabado) ini ditempatkan pasti cocok termasuk Kadis Pariwisata yang jika ditinggalkan Haji Amri. Kepala Disdukcapil sepertinya masih dijabat Ir H Zulkifli. Sementara Kepala KPPT Sumbawa diprediksi ada beberapa nama pengganti Wirawan, di antaranya Z Arifin S.Pt M.Si dan Burhanuddin MT MTP. Demikian dengan Kepala Dinas Kesehatan yang juga banyak dilirik. Selain diperkirakan masih dijabat Drs Didi Darsani A.Pt, ada satu nama lagi yakni Junaidi A.Pt M.Si yang kini Sekretaris Dikes. Sedangkan Direktur RSUD sudah lama santer akan direposisi. Beberapa kandidat muncul dan sudah hangat dibicarakan. Ada yang menyebut dr. Hj. Nieta dan ada juga  salah seorang dokter yang kini menjabat sebagai kepala UPT puskesmas. Semua nama yang disebutkan di atas masih dalam prediksi tentunya SAMAWAREA merangkumnya berdasarkan pengalaman kerja, kompetensi, dan pastinya memiliki kedekatan dengan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD