Tertarik Joki Cilik, Dua Turis Jerman Diinterogasi Imigrasi

oleh -14 views

SUMBAWA BESAR, SR (26/07/2016)

Frederick dan Karin—dua turis asal Jerman, harus berurusan dengan petugas Imigrasi Sumbawa. Keduanya terjaring karena tidak dapat menunjukkan paspor saat mendokumentasikan perlombaan pacuan kuda di Arena Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara belum lama ini. Keduanya beralasan passport itu tidak dibawa dan berada di Seaside Cottage—tempat mereka menginap. Untuk memastikan kegiatannya di Sumbawa, kedua WNA tersebut menjalani pemeriksaan di ruang Seksi Pengawasan dan Penindakan Imigrasi (Wasdakim) Imigrasi Kelas II Sumbawa, Senin (25/7) kemarin.

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II Sumbawa, Drs. Syahrifullah yang dikonfirmasi kemarin, mengatakan paspor kedua turis asal Jerman itu telah diamankan. Hal ini berkaitan dengan aktivitas mereka yang terlihat oleh petugas Imigrasi di lokasi pacuan kuda. Keduanya mengabadikan event yang merupakan tradisi Samawa dan cukup digemari para wisatawan manca negara. Jika dari hasil pemeriksaan dokumentasi yang mereka lakukan untuk kepentingan pribadi tidak akan dipermasalahkan. Tapi jika untuk disiarkan ke public melalui media massa, maka dilarang dan harus seijin Pemda melalui dinas terkait atau Imigrasi pusat. Hasil pemeriksaan, kedua turis ini mengaku dokumentasi itu untuk koleksi pribadi karena tertarik dengan keunikan pacuan dengan joki ciliknya yang dinilai berbeda dengan daerah lain di Indonesia yang pernah dikunjungi maupun negara asalnya. “Sudah kami lepas, dan mereka bisa melanjutkan kegiatannya,” demikian Syahrifullah. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ungkap Peredaran 2,5 Ton Sabu, Polisi Tembak Mati Satu Terduga

No More Posts Available.

No more pages to load.