Pasca Pilkada 2015, KPU Sumbawa Padat Kegiatan

oleh -34 views
Komisioner KPU Sumbawa jumpa pers

SUMBAWA BESAR, SR (26/07/2016)

Apakah jajaran KPU Kabupaten Sumbawa menganggur pasca Pilkada Desember 2015 lalu ? ternyata tidak, justru agendanya terbilang padat. Dalam jumpa persnya di ruang Media Center, Selasa (26/7), Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag didampingi komisioner lainnya, Dr. Yuyun Nurul Azmi, Ariyati S.Pd.I dan Nurcholis SAP, membeberkan sejumlah agenda yang akan, sedang dan telah dilakukan. Sedikitnya ada lima agenda pokok yang disusun KPU Sumbawa sepanjang tahun ini. Adalah pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, sosialisasi dan pendidikan pemilih, pelaksanaan PAW, peningkatan hubungan kelembagaan, dan peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag
Ketua KPU Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag

Untuk pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, ungkap Syukri—akrab Ia disapa, sudah mulai dilakukan meski Pilkada NTB akan digelar Tahun 2018 mendatang. Pemutakhiran ini sangat penting karena tujuannya untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran daftar pemilih pada pemilu dan pilkada selanjutnya. Selain itu sebagai bentuk komitmen pihaknya untuk melahirkan data pemilih yang valid dan berkualitas. Cukup banyak kegiatan yang dilakukan dalam pemuktahiran data ini, di antaranya menginput data DPTb-2 (pemilih yang menggunakan KTP) secara manual dan aplikasi SIDALIH. Melakukan pendataan dan mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat. Berkoordinasi dengan Dukcapil untuk memperoleh data mutasi kependudukan baik mutasi masuk hingga mutasi keluar. Selanjutnya menerima masukan dari masyarakat atas perubahan data pemilih dengan menggunakan formulir yang telah disiapkan. Untuk menerima masukan masyarakat, KPU juga membuka SMS center, Facebook, Whatsapp (WA) dan email, yang memuat data tentang NIK, nama pemilih dan alamat serta sumber pemberi informasi. “Misalnya mengirim informasi ada warganya yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih meninggal dunia, pindah tempat tinggal, bahkan yang datang termasuk warga yang sudah cukup umur dewasa sesuai undang-undang. Kami menyediakan layanan SMS Center 087766599343, FB KPU Sumbawa, WA 087863670731, 081917565634, 085205007089, 087863900289,081337536225, 082145023609 dan 08190907597, serta email ke kpudsumbawa@gmail.com,” timpal Arniyati—komisioner lainnya.

Baca Juga  DPRD Puji Keberhasilan Dinas Pertanian Sumbawa
Arniyati S.Pd.I
Arniyati S.Pd.I

Kegiatan lainnya adalah sosialisasi dan pendidikan pemilih. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran pemangku kepentingan dan segenap lapisan masyarakat tentang arti penting partisipasi dalam pemilu/pilkada. Menginventarisasi dan mengidentifikasi persoalan yang dirasakan langsung oleh pemangku kepentingan dan masyarakat selama proses pelaksanaan tahapan pemilu dan pilkada. Sosialisasi dan pendidikan pemilih ini intensif dilakukan kepada masyarakat pesisir, pegunungan, dan daerah terpencil, mengingat selama ini penggunaan hak pilihnya masih terbilang rendah. “Ada 4 kali kegiatan ini dilaksanakan dari Bulan Agustus hingga November 2016 yaitu di Pulau Bungin Kecamatan Alas, Labuhan Aji Kecamatan Badas, Desa Batu Dulang Kecamatan Batulanteh dan Desa Tolo’oi Kecamatan Tarano,” ungkapnya.

Selain itu, pihak KPU juga akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) hingga diskusi kepemiluan dengan sasaran guru PKn tingkat SLTA, akademisi, ormas (LSM), pemkab, parpol, media, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda. Selain diskusi, juga digelar seminar yang direncanakan pada Desember 2016. “Untuk mendukung dan menetapkan sasaran dan strategis sosialisasi, KPU sedang menginventarisasi pemilih-pemilih yang tidak menggunakan hak politiknya pada Pilkada Sumbawa Tahun 2015 lalu,” ujarnya.

Dr. Yuyun Nurul Azmi
Dr. Yuyun Nurul Azmi

KPU juga telah membentuk pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID) sebagai komitmen keterbukaan informasi publik. Untuk memperoleh layanan infomasi publik ini dapat dilakukan dengan cara datang langsung ke kantor KPU Sumbawa, mengunjungi website www.kpud-sumbawakab.kpu.go.id yang dalam waktu dekat akan bekerjasama hanya dengan www.samawarea.com–media online local yang mengglobal. Bisa juga memperoleh data dengan mengirim surat melalui email.

Baca Juga  Inspektorat Daerah Sumbawa Mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa

Dalam jumpa pers tersebut, Komisioner KPU Sumbawa juga menjelaskan soal Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Sumbawa yang sudah dilaksanakan. KPU telah melaksanakan proses PAW (verifikasi syarat PAW) untuk beberapa anggota DPRD Sumbawa baik yang mengundurkan diri karena menjadi calon pada Pilkada kemarin maupun yang diberhentikan oleh partai politiknya. Di antaranya Jack Morsa digantikan Berlian Rayes dari Fraksi Golkar, Chandra Wijaya Rayes diganti oleh Bunardi (Fraksi Nasdem), dan belum ini Syamsuddin diganti Budi Kurniawan ST (Fraksi Demokrat). “PAW ini dapat diverifikasi KPU setelah ada usulan pimpinan DPRD. PAW ini karena alasan meninggal dunia, mengundurkan diri dan diberhentikan,” kata Doktor Yuyun—akrab Dr. Yuyun Nurul Azmi disapa.

Komisioner KPu Sumbawa foto bersama wartawan
Komisioner KPU Sumbawa foto bersama wartawan

Selanjutnya peningkatan kapasitas penyelenggara pemilu. Dijelaskan Nurcholis, untuk kegiatan ini ada yang telah dan akan dilakukan. Di antaranya mengikuti Diklat atau bimbingan tekhnis yang diselenggarakan KPU RI dan Provinsi. Melaksanakan studi komparasi. Kemudian rapat pleno untuk menetapkan program kegiatan yang akan dilaksanakan dengan harapan menghasilkan penyelenggara pemilu yang kapabel, professional, dan memahami tupoksi baik komisioner maupun secretariat, di samping menjadikan lembaga KPU di Kabupaten Sumbawa semakin terpercaya sebagai penyelenggara Pemilu dan Pilkada. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.