KSB Layak Dapat Kompensasi Penjualan Saham Newmont

oleh -20 views

SUMBAWA BARAT, SR (26/07/2016)

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menjadi lokasi tambang emas dan tembaga Batu Hijau, sangat wajar mendapatkan kompensasi atas penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) kepada PT Amman Mineral Internasional (AMMI). Menurut Ketua DPRD Sumbawa Barat, M Nasir yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Selasa (26/7) bahwa keberlangsungan tambang Batu Hijau selama ini tidak lepas dari keberadaan sumber daya alam (SDA) dan dukungan dari masyarakat dan pemerintah daerah Sumbawa Barat. “Sangat wajar (mendapat kompensasi). Selama ini hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah dengan PTNNT sangat baik. Hubungan baik itulah yang menjadi dasar kenapa daerah ini pantas diberikan kompensasi,” kata Nasir.

Meski demikian, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyatakan perihal kompensasi harus dikomunikasikan antara DPRD dan pemerintah daerah dengan PTNNT. Pertemuan DPRD dengan management PTNNT dalam pekan ini akan dimanfaatkan untuk mengkomunikasikan masalah tersebut, di samping sejumlah persoalan lainnya. Ia yakin Newmont akan membuka ruang agar Kabupaten Sumbawa Barat menjadi lebih baik kedepan. “Pemerintah dengan Newmont ini telah menjalin kerjasama yang baik, tentu dalam hal perpisahan pun kita dalam konteks yang sama,” ulangnya.

Seperti diketahui akhir Juni lalu, ungkap Nasir, seluruh saham Newmont Mining Corporation (NMC) dan Sumitomo di PTNNT telah diakuisisi oleh PT Amman Mining Internasional (PTAMMI). Perihal kompensasi untuk KSB atas penjualan saham tersebut, mengemuka karena pada divestasi saham tahun 2007-2009, Newmont juga telah mendonasikan sebesar 34 juta dolar kepada pemerintah daerah NTB, KSB dan Sumbawa, meskipun belakangan dana hibah tersebut disebut sebagai dana pemberdayaan dan pengembangan masyarakat oleh PTNNT. (HEN/SR)

 

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Menko PMK Puan Maharani Sambangi Korban Gempa di Sumbawa

No More Posts Available.

No more pages to load.