Bupati Sumbawa dan Oknum Guru KSB Sepakat Cabut Laporan Polisi

oleh -8 views
Proses media Bupati Sumbawa HM Husni dan Agus Santoso S.Pd Djibril disaksikan Wabup Sumbawa, Bupati KSB dan Wabup KSB.

SUMBAWA BESAR, SR (22/07/2016)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dan Agus Santoso S.Pd—oknum guru SMPN Jereweh KSB telah memberikan kuasa kepada Nekki Hendrata SH untuk menyelesaikan proses hukum kasus pengrusakan mobil dinas Bupati Sumbawa dan kasus pemukulan.

Sebelumnya Bupati melaporkan kasus pengrusakan mobil dinas EA 1 A ke Polres Sumbawa Barat dengan terlapor Agus Santoso S.Pd. Dilaporkannya kasus ini ke Polres KSB karena locus delictinya di Dermaga Poto Tano. Sementara Agus Santoso melaporkan kasus pemukulan ke Polres Lombok Timur dengan terlapor Amrullah—sopir dinas Bupati Sumbawa. Pemukulan itu terjadi di Dermaga Kayangan buntut dari pengrusakan mobil tersebut. “Kami serahkan sepenuhnya masalah ini kepada Saudara Nekki untuk menyelesaikannya di dua Polres itu,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc kepada SAMAWAREA di kediamannya, Jumat (22/7) sore.

Penyelesaian itu dalam bentuk mencabut laporan polisi. Pencabutan laporan polisi itu disertai surat kuasa dari masing-masing pihak serta surat perdamaian. Pencabutan laporan ini disepakati setelah Agus Santoso S.Pd didampingi Kadis Diknas KSB Mukhlis M.Si serta disaksikan Bupati dan Wakil Bupati KSB, menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya.

Neki Hendrata SH mengakui hal itu. Ia telah menerima surat kuasa dari kedua belah pihak untuk mencabut laporan polisi di dua Polres yakni Polres KSB dan Polres Lombok Timur. “Besok saya ke Polres Lombok Timur dulu untuk membuat surat pernyataan pencabutan laporan polisi kasus pemukulan, selanjutnya ke Polres KSB untuk kasus pengrusakan,” demikian Neki sapaan pengacara yang juga Tim Relawan Husni Mo. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Warga KSB Sudah Terpapar, Sebagian Besar Penyakit Disebabkan Mercury

No More Posts Available.

No more pages to load.