Puluhan Ribu Warga Miskin Sumbawa Belum Terakomodir KIS

oleh -9 views
Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri M.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (19/07/2016)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Dr. Muhammad Ikhsan Safitri menyambut positif pendistribusian Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh BPJS melalui dinasnya. Cara ini merupakan yang pertamakalinya. Selama ini BPJS mendistribusikan langsung kartu tersebut kepada sasaran sehingga menyulitkan Disos dalam mengevaluasi kebijakan dan mengontrol sejauhmana KIS itu diterima atau tidak oleh masyarakat. “Alhamdulillah dengan kerjasama ini kita bisa mengoptimalkan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan yang ada di masing-masing kecamatan untuk pendistribusiannya, sehingga efektivitas dari program ini insya Allah lebih optimal,” kata Doktor Ikhsan akrab Kadisos disapa usai mendampingi Bupati Sumbawa menerima 8.479 KIS dari Kepala Divisi Regional XI BPJS Kesehatan Bali Nusra, dr Anurman Huda didampingi Kepala BPJS Cabang Bima, Elly Widiani, Senin (18/7) kemarin.

Dengan adanya pendistribusian KIS ini, pemegang kartu BPJS Kesehatan untuk masyarakat tidak mampu di daerah ini bertambah dari 161.000 menjadi 169.479 orang. Namun demikian masih banyak masyarakat miskin yang belum terakomodir BPJS kesehatan. Sebelumnya sekitar 50 ribu masyarakat miskin yang diajukan ke Kementerian Sosial sebagai penerima bantuan iuran APBN Tahun 2015. Dari permohonan ini tersebut masih disetujui 8.479 orang yang kemudian diterbitkan KIS oleh BPJS. Artinya masih tercatat sekitar 40-an ribu lagi yang diharapkan dapat diakomodir. Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya akan mengusulkan anggaran melalui APBD Kabupaten Sumbawa sehingga masyarakat miskin di Kabupaten Sumbawa tidak mengalami kesulitan ketika hendak berobat ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan (Faskes) lainnya. “Sudah ada instruksi Bupati agar semua itu bisa diakomodir pada penganggaran berikutnya. Jika terealisasi maka kewajiban pemerintah untuk memberikan jaminan kesehatan bagi semua masyarakat miskin di daerah ini menjadi tuntas,” demikian Doktor Can. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  188 Tenaga Kesehatan di-Rapid Test, 7 Orang Hasilnya Reaktif

No More Posts Available.

No more pages to load.