Diancam Diproses Hukum, Ketua Demokrat Tidak Takut

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/07/2016)

Ancaman Syamsuddin Biok dan simpatisannya untuk mengambil langkah hukum terhadap tindakan Ketua Partai Demokrat Sumbawa, ditanggapi santai Syamsul Fikri S.Ag M.Si. Saat ini Biok dan simpatisannya tengah mempelajari untuk mencari celah hukum soal dana aspirasi yang dialihkan ke Dapil lain, dan gajinya yang dipotong dengan dalih membangun kantor DPC Demokrat. “Silakan saja tempuh upaya hukum itu haknya,” kata Fikri—akrab Ketua Demokrat Sumbawa ini disapa yang ditemui SAMAWAREA usai menghadiri Sidang Paripurna PAW Anggota DPRD Sumbawa, Jumat (15/7).

Fikri yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumbawa menyatakan tidak takut sedikitpun untuk dilaporkan kemanapun. Menurutnya tudingan Biok dan simpatisannya tidak bertanggung jawab. Apapun yang dilakukan terhadap anggota Fraksi Demokrat di DPRD, ungkap Fikri, itu sudah melalui proses dan merupakan kesepakatan internal. Seperti pemotongan gaji satu bulan, dan pemotongan 30 persen dana aspirasi. Untuk pemotongan dana aspirasi diperuntukkan bagi caleg-caleg yang tidak beruntung di Dapil I. Jika ini dipermasalahkan, mengapa sebelum menjadi Caleg, Biok membuat pakta integritas dan menyetujui semua kebijakan partai yang dilahirkan dari kesepakatan bersama.

Demikian dengan anggaran reses, Fikri mengaku bukan dia yang memotong tapi kesepakatan Biok dan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat. Ia menilai hal itu tidak bermasalah karena bukan diperuntukkan bagi kepentingan pribadi. “Saya memahami sikap Pak Biok seperti itu. Wajar sebagai orang yang kecewa. Dan perlu diketahui pemecatan dan PAW terhadap Pak Biok, sebagai bentuk loyalitas saya untuk mengamankan kebijakan Ketua DPW Demokrat yang juga Gubernur NTB, Tuan Guru M Zainul Majdi,” demikian Fikri.

Baca Juga  Jalan Kuang Jeringo, Dipermasalahkan Warga, Dibidik Jaksa

Pantauan SAMAWAREA, usai dari gedung DPRD, Jumat siang tadi, Syamsul Fikri terlihat bertolak ke Polres Sumbawa untuk menemui Kapolres AKBP Muhammad SIK. Setelah cukup lama berada di ruang Kapolres, Fikri didampingi salah seorang anggota Intelkam keluar dan langsung menuju Gedung Satreskrim. Tidak diketahui apa kepentingannya karena Fikri enggan memberikan penjelasan. Sementara Kapolres yang ditemui mengaku kedatangan Fikri untuk menyampaikan terima kasih kepada kepolisian yang telah mengamankan jalannya proses PAW Anggota DPRD dari Fraksi Demokrat yang berlangsung aman dan lancar. (JEN/SR)

 

bankntb DPRD DPRD