Hindari Kekerasan MOS, Diknas Perintahkan Guru Jadi Panitia

oleh -32 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2016)

Kerap terjadinya tindak kekerasan saat Masa Orientasi Siswa (MOS) untuk siswa baru SMA/SMK, menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Sumbawa. Salah satunya dengan menyurati semua kepala sekolah terkait pelaksanaan MOS ini. Dalam surat No. 423.5/985/Diknas/2016 tertanggal 30 Mei 2016 ini menyebutkan bahwa panitia MOS adalah guru. Artinya siswa atau pengurus OSIS dilarang menjadi panitia MOS karena tugas siswa hanya sebagai pendamping. Kemudian, kegiatan MOS dimulai pukul 08.00 Wita, tidak seperti sebelumnya pukul 05.30 Wita. Sebab banyak peserta MOS yang meninggalkan sholat subuh karena takut terlambat. “Kami juga melarang keras adanya tindak kekerasan selama MOS, karena tujuan MOS adalah mempercepat pengenalan aturan dan suasana sekolah kepada siswa baru,” kata Kadis Diknas Sumbawa, Sudirman Malik S.Pd, Rabu (13/7).

MOSDemikian dengan aksesoris yang biasa digunakan siswa baru selama MOS. Kadis Diknas memerintahkan sekolah untuk menggunakan bahan atau media yang bersifat edukatif dan tidak memberatkan siswa baru. Dalam kegiatan MOS, Kadis Diknas juga meminta sekolah untuk memasukkan penyuluhan anti narkoba bekerjasama dengan pihak kepolisian, dan program kepramukaan bekerjasama dengan Kwartir Pramuka.

Untuk memastikan sekolah melaksanakan peringatan tersebut, Dinas Diknas akan menurunkan tim guna memantau pelaksanaan MOS di semua sekolah. Agar sekolah bisa melaksanakan MOS dengan lebih terarah, terukur dan terbebas dari hal-hal yang mencoreng citra pendidikan khususnya di Kabupaten Sumbawa. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD
Baca Juga  Juara Nasional, Difabel ini Diapresiasi Bang Zul dan Bunda Niken