Dua Terdakwa PPKK Dituntut 1,6 Tahun Penjara

oleh -9 views
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Anak Agung Raka P.D, SH,

Denda 50 Juta dan Uang Pengganti 52 Juta

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2016)

Ida Nurwahidah dan Dua Hendrikus—dua terdakwa kasus korupsi Perluasan Peningkatan Kesempatan Kerja (PPKK) Disnakertrans Sumbawa, dituntut selama 1 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sumbawa, Rabu (13/7) siang tadi. Selain itu kedua terdakwa pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Mataram, dibebankan denda sebesar Rp 50 juta serta uang pengganti masing-masing Rp 38 juta untuk Ida, dan 14 juta untuk Hendrikus.

Kajari Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasi Pidana Khusus, Anak Agung Raka P.D, SH, mengakui hal itu. Namun untuk uang pengganti yang ditanggung renteng, telah dititipkan oleh kedua terdakwa kepada pihaknya. Ida menitipkan uang pengganti senilai Rp 38 juta (lunas), sedangkan Hendrikus Rp 11 juta dari Rp 14 juta sesuai tuntutan yang artinya masih tersisa Rp 3 juta. Inisiatif kedua terdakwa membayar uang pengganti sebelum putusan disambut positif pihak kejaksaan. Selain adanya itikad baik dari kedua terdakwa juga bisa dijadikan pertimbangan dalam meringankan hukuman yang akan diterimanya nanti.
Sidang kembali dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan.

Untuk diketahui, Program Perluasan Peningkatan Kesempatan Kerja (PPKK) pada Tahun 2013 ini senilai Rp 750 juta. Dana itu dibagi di tiga lokasi yaitu Desa Krekeh Kecamatan Unter Iwes, Kecamatan Maronge, dan Kecamatan Buer masing-masing sebesar Rp 250 juta. Namun yang bermasalah hanya di Desa Krekeh Kecamatan Unter Iwes. Di antaranya ketidaksesuaian dalam pelaksnaan proyek di lapangan, seharusnya sistemnya padat karya yang dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat tetapi dilaksanakan oleh pihak ketiga dengan cara diborong. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Haris Munandar, Terpidana Kasus "221" Bebas

No More Posts Available.

No more pages to load.