Melakukan Tindakan Tercela, Anggota Polres Sumbawa Dipecat

oleh -15 views

SUMBAWA BESAR, SR (13/07/2016)

Karier HJ sebagai anggota Polri bakal tamat. Pasalnya hasil sidang kode etik yang berlangsung di Rupatama Polres Sumbawa, Selasa (13/7) merekomendasikan oknum polisi tersebut untuk diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. HJ dinilai melakukan perbuatan tercela yakni persetubuhan terhadap anak di bawah umur. “HJ dinilai tidak layak lagi dipertahankan sebagai anggota Polri,” kata Wakapolres Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Yuyan Priatmaja SIK selaku Ketua Majelis Etik kepada SAMAWAREA usai sidang tersebut. Keputusan sidang itu berdasarkan keterangan para saksi dan alat bukti. Pihaknya juga mempertimbangkan aspek korban, masyarakat serta hukum yang berlaku.

Apalagi fenomena pencabulan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur mendapat sorotan dari pemerintah, di samping dipantau Kementerian yang membidangi Perlindungan Perempuan dan Anak. Ia pun sangat menyesalkan ini terjadi, mengingat HJ adalah aparat penegak hukum yang tentunya sudah paham hukum. Karenanya ia berharap keputusan ini menjadi pembelajaran bagi anggota lain untuk berbuat hal yang sama atau perbuatan yang mencoreng nama diri dan keluarga serta citra institusi. Disinggung sikap HJ atas rekomendasi PTDH itu, Kompol Yuyan mengatakan anggota bersangkutan mengajukan banding ke Polda NTB. Menurutnya sah-sah saja dan merupakan hak HJ.

Untuk diketahui, sampai sekarang HJ masih menjalani hukuman pidana di Lapas Sumbawa atas kasus Tahun 2009 yang menjeratnya. Sebelumnya HJ dijatuhi hukuman penjara selama 7 tahun oleh PN Sumbawa, kemudian banding ke PT Mataram hukumannya lebih ringan yakni 3 tahun penjara. Masih tidak terima, HJ mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) hingga akhirnya diputuskan hukuman 5 tahun penjara. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Sumbawa Pamitan

No More Posts Available.

No more pages to load.