Angkut Ternak Curian, Dua Orang Diringkus Polisi

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, SR (11/07/2016)

Dua orang yang diduga terkait kasus pencurian ternak berhasil diringkus polisi, Senin (11/7) dinihari. Hal ini setelah Polsek Moyo Hilir Polres Sumbawa berkoordinasi dengan Polsek Seteluk Polres Sumbawa Barat untuk mencegat kendaraan yang mengangkut ternak hasil curian. Keduanya berinisial SP warga Dusun Ai Puntuk dan HZ warga Desa Rhee, Kecamatan Rhee, saat ini telah diamankan di Polres Sumbawa. Polisi juga mengamankan mobil pick-up L 300 bernopol EA 8175 G dan beberapa ekor ternak. Selain itu polisi memburu terduga lainnya yang menyuruh dan mengaku sebagai pemilik ternak. Identitas keduanya telah dikantongi.

Kasus Ai Puntuk 1Terungkapnya kasus pencurian ternak ini berawal dari laporan Sudirman—warga Ai Puntuk, Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir yang mengaku kehilangan tiga ekor kerbau, Minggu (10/7) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu korban yang berstatus PNS baru pulang dari kegiatan Barapan Kebo di Kecamatan Maronge. Korban langsung mengecek sejumlah ternaknya yang diikat di kebun miliknya, wilayah Reban Pongal, desa setempat.

Namun tidak jauh dari lokasi hilangnya kerbau itu, korban melihat mobil pick-up mengangkut tiga ekor kerbau. Merasa curiga, korban bersama keluarganya mencoba membuntutinya, sembari menginformasikannya ke Polsek Moyo Hilir. Setelah memastikan arah tujuan mobil tersebut, pihak Polsek berkoordinasi dengan Polsek Seteluk dan berhasil mencegat serta mengamankan mobil beserta sopir, penumpang dan ternak yang diangkutnya.

Baca Juga  Kapolda Suka ‘Janda Berenang’, Istri Doyan Pelcing dan Ayam Taliwang  

Kapolsek Moyo Hilir, AKP Muaji yang dikonfirmasi Senin siang tadi mengakui dua terduga telah diamankan hasil kerjasama dengan Polsek Seteluk. Keduanya masih dalam pengembangan penyidikan. Hasilnya terungkap dua nama lain berinisial HM dan SD—keduanya juga warga Ai Puntuk. Menurut keterangan HZ—salah satu terduga, dia diminta oleh dua orang yang mengaku sebagai pemilik ternak untuk mengantar ternak tersebut. Mobil yang digunakan adalah milik SP sekaligus sebagai sopir. Dari keterangan ini, ungkap Muaji, pihaknya telah mendatangi kediaman HM dan SD. Namun keduanya diduga sudah kabur. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.