FH: Pemda Jangan Lagi Terjebak dan Tertipu

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (10/07/2016)

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah SE meminta pemerintah daerah (Sumbawa, KSB dan Propinsi NTB) untuk tidak lagi terjebak dan tertipu oleh semua konsep kepemilikan saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) meski siapapun pemegang saham mayoritas saat ini. Sebagai pemilik lahan tempat perusahaan tersebut berinvestasi, kata FH—akrab tokoh nasional ini disapa, daerah harus berwibawa. Tidak ada kepentingan lain yang diperjuangkan daerah kecuali untuk membela kepentingan rakyat. Jika ini dilakukan maka kewibawaan daerah akan tinggi. Sebaliknya ketika memiliki kepentingan pribadi, kewibawaan tersebut akan rendah. Sebab ketika ada kepentingan pribadi dalam persoalan ini, daerah akan sulit bergerak untuk rakyat karena digerakkan oleh hal-hal lain.

FH menawarkan dua solusi. Pertama, adanya jaminan setoran kepada daerah yang setiap tahunnya terus meningkat. Pemda tidak perlu bangga memiliki saham, tapi tidak ada jaminan setoran kepada daerah, malah justru daerah terjebak dalam hutang. “Jangan kita  punya saham ternyata hutang. Pastikan jaminan setoran yang lebih banyak setiap tahun kepada daerah apapun dan siapapun pemegang saham. Rakyat itu tidak mau gagah-gagahan ada saham, tapi tidak ada setoran dan tidak berdampak signifikan bagi kesejahteraan rakyat,” tukas FH secara khusus kepada SAMAWAREA saat menghadiri Open House Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin SH M.Si di Villa Raberas, Sumbawa Besar, Sabtu (9/7).

Baca Juga  Kodim Dompu Peringati Hari Juang TNI AD Tanam 10.000 Pohon

Fahri Hamzah dan Wagub 1Solusi kedua, lanjut FH, adalah keberlangsungan dari proses pembangunan baik sekarang maupun akan datang terutama pembangunan infrastruktur di Sumbawa bagian selatan. “Masa depan kita tidak bisa terus di Sumbawa bagian utara. Potensi Sumbawa selatan itu besar sekali. Kalau tidak diurus maka akan menjadi kantong kemiskinan,” imbuhnya. Dua hal ini harus dipastikan dan dijamin oleh pemerintah daerah untuk direalisasikan pihak perusahaan. Ketika ini dipenuhi oleh perusahaan, keberlangsungan investasi mereka harus didukung. Namun ketika tidak bisa dipenuhi, pemerintah daerah dan rakyat harus bersikap untuk mempersulit perusahaan hingga dua hal itu direalisasikan.

Saat ditanya upaya kongkrit FH dalam memberikan dukungan terhadap direalisasikannya dua hal itu ? FH mengaku belum mengetahui sampai dimana proses soal saham PTNNT ini. Ia berharap pimpinan daerah terbuka kepada anggota DPR dan DPD RI agar mendapat dukungan dari para wakil rakyat tersebut. Jika ini ditutup-tutupi dan tidak pernah dibuka sejak awal tentu mereka tidak bisa mendukung ketika nantinya muncul permasalahan. “Seperti kasus-kasus yang lalu di antaranya persoalan divestasi yang tidak pernah dibuka, ketika ada masalah kita tidak mau terlibat. Jadi dari sekarang pemerintah daerah harus lebih transparan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, saham mayoritas PTNNT kini telah dikuasai PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi). Perusahaan milik Arifin Panigoro ini telah resmi mengumumkan menyetujui untuk mengakuisisi saham PT Amman Mineral Internasional (AMI) yang mengendalikan 82,2 persen dari PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) dengan nilai USD2,6 miliar. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.