Jual Saham Newmont Menguntungkan Daerah

oleh -1 views
Bupati Sumbawa HM Husni Djibril B.Sc

SUMBAWA BESAR, SR (09/07/2016)

Kondisi investasi PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) dinilai tidak menguntungkan daerah. Karena itu konsorsium tiga daerah (Sumbawa, KSB dan NTB)  sepakat menjual 6 persen saham miliknya. “Menjual saham menguntungkan daerah,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc kepada SAMAWAREA di Rumah Dinas Bupati belum lama ini.

Alasan menjual saham yang menjadi milik daerah ini ungkap Bupati, karena asas manfaat dan keamanan. Saham milik daerah ini merupakan saham kosong karena untuk mendapatkannya tidak sepeserpun uang yang dikeluarkan pemerintah daerah. Sebelumnya saham itu dibeli sekitar US 800 juta. Karena kondisi Newmont yang kian memburuk membuat harga saham tersebut anjlok hingga US 500 juta saat ini dan lambat laun akan semakin berkurang bahkan bisa-bisa tidak ada harganya. Jadi, sebuah keputusan yang tepat untuk menjual saham tersebut ketika harganya masih ada. “Kita sudah sepakat menjual, DPRD kabupaten/kota sudah setuju. Di angka US 500-an juta. Kita beli juga bukan uang kita, bagaimana kita tidak diuntungkan. Dari tidak adanya dana, dengan menjual saham kita menghasilkan dana. Demikian dari sisi angka, kita sudah dalam posisi aman, mau anjlok atau naik harga saham kita tidak peduli,” tandasnya.

Dikatakan Bupati, memiliki saham salah satunya karena ingin mendapatkan deviden. Dan untuk mendapatkan deviden tidak harus dari Newmont. Hasil dari jual saham tersebut bisa diinvestasikan di bank-bank daerah seperti Bank NTB dan PT BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Selama ini kedua bank tersebut telah terbukti memberikan deviden yang cukup besar kepada daerah setiap tahunnya. Dengan bertambahnya dana penyertaan yang diberikan untuk bank tersebut, maka deviden yang diperoleh akan semakin besar. “Sama saja, kita juga dapat deviden meski bukan dari Newmont,” tukasnya.

Baca Juga  TGB Tes Mobil Listrik di Korsel

Tanpa saham Newmont sebelumnya, daerah lebih hebat. Sebab kehadiran perusahaan itu berada di bumi Sumbawa sehingga pemerintah daerah ikut terlibat dan bisa mempengaruhi kebijakan perusahaan. “Tanpa punya sahampun kita tetap bertaring,” cetusnya. Karenanya ia berharap dengan kepemilikan baru PTNNT ini akan jauh lebih baik dari kepemilikan lama. Tentunya menjadikan komunikasi atau koordinasi dengan pemerintah daerah sebagai bagian yang utama dalam melaksanakan kegiatan pertambangannya. “Ketika komunikasi dan koordinasi berlangsung dengan baik, insyaAllah kondusifitas mereka akan kita jamin. Sebaliknya jangan angkuh, karena keangkuhan akan membuat mereka tidak bisa bertahan lama,” demikian Bupati. (JEN/SR)

bankntb DPRD DPRD