Kapolres Sumbawa: Sumbawa Aman, Tidak Ada Bom di Bandara

oleh -12 views
Bayu Putra Perdana, penumpang Wings Air yang mengaku membawa bom diamankan polisi

SUMBAWA BESAR, SR (07/07/2016)

Kapolres Sumbawa, AKBP Muhammad SIK membantah Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar, diteror bom. Adanya kepanikan para penumpang dan petugas bandara pada penerbangan Wings Air IW1861, Kamis pagi tadi, ungkap Kapolres, disebabkan ulah dari salah seorang penumpang bernama Bayu Putra Perdana yang bercanda mengaku di dalam tasnya ada bom. Pengakuan ini didengar langsung awak kabin yang kemudian mengambil langkah-langkah termasuk melaporkannya ke Polres Sumbawa.  Kapolres pun memerintahkan anggotanya untuk mengamankan Bayu. “Jadi bukan terror bom, itu hanya bercanda, karena dari hasil pemeriksaan tas yang diakui ada bom, tidak terbukti,” kata Kapolres yang dihubungi SAMAWAREA.

Bukan hanya tas, seluruh badan pesawat juga dicek dan semua penumpang terpaksa diturunkan. Karena tidak ditemukan hal yang mencurigakan dan sempat membuat panik, situasi kembali normal. Semua penumpang kecuali Bayu, melanjutkan penerbangan dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin menuju Bandara Internasional Lombok (BIL). Termasuk beberapa teman Bayu yang melakukan penerbangan dari Sumbawa menuju Surabaya transit BIL. “Sampai sekarang Sumbawa tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Terkait dengan proses terhadap Bayu, Kapolres menyatakan selain diblacklist tidak bisa menggunakan jalur penerbangan dari Sumbawa juga akan akan mengambil langkah hukum. Saat ini Bayu dalam pemeriksaan penyidiknya.  Seperti diberitakan, penerbangan Wings Air di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III Kamis (7/7) pagi tadi terpaksa ditunda dalam waktu yang tidak terlalu lama. Semua penumpang dengan nomor penerbangan IW 1861 diturunkan dan keluar dari pesawat dalam keadaan panik. Pasalnya salah seorang penumpang bernama Bayu Putra Perdana (19) mengaku membawa bom. Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad SIK yang menerima laporan langsung meminta anggota segera mengamankan pria asal Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya ini. Tas yang diakui ada bom di dalamnya langsung dievakuasi, di samping dilakukan pemeriksaan di beberapa sudut pesawat. Kini jebolan SMK di Surabaya yang tercatat sebagai karyawan PT LV Logistic tengah menjalani pemeriksaan penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. (JEN/SR)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.