Bayu: Saya Hanya Bercanda

oleh -10 views

SUMBAWA BESAR, SR (07/07/2016)

Penyesalan pasti datangnya terlambat. Itulah yang dirasakan Bayu Putra Perdana (19). Gara-gara bercanda membuatnya celaka. Tujuan mudiknya terhambat, penerbangannya dibatalkan dan dia harus menjalani proses hukum di Polres Sumbawa. Sebab cara bercandanya tidak main-main karena meresahkan seluruh penumpang pesawat Wings Air IW 1861 yang hendak lepas landas di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar, Kamis (7/7) pagi tadi. Pemuda asal Jepara, Bubutan, Kota Surabaya yang duduk di Seat 2D atau paling depan di dalam pesawat ini mengaku membawa bom. “Saya menyesal mas, saya tidak tahu kalau candaan saya ini membawa masalah,” ujar Bayu lirih saat ditemui SAMAWAREA di Polres Sumbawa, Kamis.

Bayu Putra Perdana, penumpang Wings Air yang mengaku membawa Bom (baju hitam)
Bayu Putra Perdana, penumpang Wings Air yang mengaku membawa Bom (baju hitam)

Dia mengaku sudah sebulan berada di Kabupaten Sumbawa tepatnya di Pelabuhan Badas, Kecamatan Badas, bekerja sebagai karyawan PT LV Logistic—perusahaan ekspedisi alat berat. Kebetulan mereka mendapat liburan Idul Fitri untuk pulang mudik ke kampung halaman. Pagi itu dia bersama sekitar 20 orang rekannya bertolak ke Surabaya melalui penerbangan Wings Air tujuan Sumbawa—Surabaya transit di BIL (Bandara Internasional Lombok). Untuk penerbangan Sumbawa—BIL, mereka menggunakan pesawat Wings Air IW1861 dan dia mendapat kursi di Seat 2D, duduk di samping rekannya Muhammad Romli. Selanjutnya dari BIL—Surabaya berganti pesawat menggunakan Lion JT865 dan Bayu mendapat kursi nomor 16B. Saat di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, proses boarding pass berjalan normal. Bersama penumpang lainnya, Bayu mengaku diperiksa di pintu masuk ruang Check-In hingga ruang tunggu. Demikian ketika menuju pesawat, masuk dan duduk di Seat 2D sesuai yang tertera di tiket. Tas miliknya diletakkan di bawah tepat di antara dua kakinya. Seorang pramugari menegur dan meminta tasnya untuk dimasukkan ke dalam bagasi. “Saat itulah saya bercanda dengan menolak memberikan tas, dan mengatakan di tas ini ada bom,” kata Bayu.

Baca Juga  Polres Sumbawa Distribusi 15.000 Liter Atasi Krisis Air Bersih

Bayu mengatakan tidak ada motivasi apapun selain bercanda. Dia juga mengaku tidak ada kaitannya dengan jaringan teroris apapun. Yang dia lakukan karena tidak mengetahui jika candaannya tersebut ditanggapi serius dan berisiko hukum. Untuk itu dia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang dan membuat heboh seluruh isi bandara.

Untuk diketahui, Bayu ditangkap polisi setelah mengaku di dalam tasnya ada bom. Seluruh penumpang pesawat Wings Air IW1861 penerbangan Sumbawa—BIL, Kamis pagi itu, panik lalu berhamburan keluar pesawat. Hasil pengecekan, ternyata pengakuan tersebut tidak benar. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.